Harga Bahan Bangunan Meroket, Sektor Properti Apa Kabar?

Sabtu, 03 September 2022 – 09:16 WIB
Pasar properti mengalami tekanan hebat karena Pandemi Covid-19, bahkan dibayangi kenaikan inflasi, dan meroketnya harga bahan bangunan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pasar properti mengalami tekanan hebat karena Pandemi Covid-19, bahkan dibayangi kenaikan inflasi, dan meroketnya harga bahan bangunan.

Astra Property selaku lini bisnis ketujuh PT. ASTRA International Tbk melalui anak perusahannya Astra Land menyatakan sudah mengantisipasi sejumlah risiko ekonomi.

BACA JUGA: Industri Properti Mulai Pulih, Jabodetabek Area Paling Diminati

Presiden Direktur Astra Land Indonesia Wibowo Muljono mengatakan tren inflasi bisa memicu lonjakan biaya pengadaan material pada sejumlah proyek propertinya.

"Kami lihat inflasi akan naik maka kami antisipasi untuk pembangunan proyek properti saat ini hingga ke depan," ujar Wibowo saat dikonfirmasi JPNN, Sabtu (3/9).

BACA JUGA: Krakatau Sarana Properti Siap Berperan dalam Pembangunan IKN

Menurut Wibowo, sangat sulit menjual apartemen saat ini di tengah ketidakpastian ekonomi karena banyak kelas menengah atas yang menahan uangnya, dan kompetisi pasar apartemen yang sangat ketat.

Meskipun demikian, hal tersebut tidak menghalangi perusahaan untuk tetap merilis produk baru Garden Villa yang berlokasi di apartemen Arumaya Residence, TB Simatupang, Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Perempuan Terkaya Asia Kehilangan Separuh Hartanya Akibat Krisis Sektor Properti di Tiongkok

"Cashflow kami lancar dan didukung induk usaha Astra International. Jadi, tidak perlu gali lobang-tutup lobang. Kami tetap memegang komitmen menyelesaikan pembangunan. Desember ini mulai serah terima unit," kata Wibowo.

Selain itu, Wibowo melihat ekonomi saat ini tidak separah dua tahun yang lalu.

"Pemerintah sangat serius menangani penurunan kasus Covid-19. Kami optimistis melihat sentimen ke sektor properti akan naik ke depannya," ungkapnya.

Ke depan, untuk mendorong minat konsumen, Astra Land akan menyiapkan skema pembelian unit properti dengan cicilan panjang, cicilan bertahap, dan bekerja sama dengan pihak perbankan. (mcr28/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Wenti Ayu Apsari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler