Harga Cabai Merah Mulai Pedas Lagi Jelang Ramadan

Jumat, 12 Mei 2017 – 03:15 WIB
Pedagang cabai di Pasar Tradisional Fanindo, Batam, Kepri. Foto: batampos/jpg

jpnn.com, BATAM - Harga cabai merah di Pasar Fanindo, Batuaji, Batam, Kepri, mulai mengalami kenaikan, Kamis (11/5).

Bahkan kenaikannya jelang ramadan ini cukup signifikan yakni Rp 11 ribu dari harga normal.

BACA JUGA: Ekonomi Batam Merosot, Apindo Minta Pusat Evaluasi Kinerja BP

Selain itu harga tomat dan bawang putih juga ikut merangkat naik.

"Sebelumnya harga cabai sekitar Rp 34 ribu, tapi sekarang di kisaran Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu perkilo," kata Rini, pedagang di pasar Fanindo kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), kemarin.

BACA JUGA: Pemerintah Rencanakan Kirim Bahan Pokok via Udara

Naiknya harga cabai ini, sambung Rini, disebabkan pasokan cabai yang mulai berkurang sejak empat hari yang lalu. "Kami dapat jatah sedikit, tapi alhmandulillah barangnya ada setiap hari," katanya.

Selain cabai, sayuran lain juga naik, yakni tomat dan bawang putih. Saat ini, harga tomat dijualkan Rp 14 ribu, padahal sebelumnya tomat hanya dijualkan Rp 10 ribu perkilo. Sementara untuk bawang putih kini berada diangka Rp 54 ribu perkilo.

BACA JUGA: Menpora Siap Dukung Dana Pembangunan Sport Centre di Kepri

Sebelumnya harga bawang putih dibanderol Rp 40 ribu. Rini menuturkan, kenaikan harga bawang putih terjadi secara bertahap dalam beberapa pekan terakhir. "Semenjak bawang dilarang masuk (impor, red), harganya menjadi mahal," sebutnya.

Mardiani, salah seorang pembeli mengaku kenaikan sejumlah bahan pokok ini sangat memberatkan warga. "Cabai merah dan bawang putih yang paling terasa," ucap perempuan berkacamata ini.

Dia mengatakan, seharusnya pemerintah menekan lonjakan harga sembako menjelang datangnya bulan suci Ramadhan. Sehingga, masyarakat tidak makin terbebani dengan biaya hidup yang semakin tinggi. "Ramadhan belum masuk, apa-apa sudah naik," keluhnya. (cr19)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sori, Di Sini Cabai Rawit di Sudah di Atas Rp 100 Ribu


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler