Harga Rumah Naik 20 Persen

Kamis, 09 Januari 2014 – 09:38 WIB

jpnn.com - MANADO - Harga rumah di tahun 2014 ini dipastikan naik pada kisaran 15 persen hingga 20 persen.

Ketua REI Sulut, William Tanos menyebut sejumlah hal yang memicu kenaikan.  Selain meningkatnya biaya produksi dan kenaikan harga bahan bangunan, juga karena ada kenaikan upah minimum provinsi (UMP).

BACA JUGA: Harga Elpiji 12 Kg Belum Normal

"Biaya produksi naik ditambah lagi upah minimum provinsi yang naik," ungkap Ketua REI Sulut William Tanos.  Penyebab lain, lanjutnya, karena menyesuaikan dengan harga tanah.

Namun dia yakin, kebutuhan property masih tinggi. Meski diakui, aturan loan to value (LTV) dari Bank Indonesia masih memukul masyarakat terutama yang belum memilik rumah untuk menikmati fasilitas kredit pemilikan rumah dari bank.

BACA JUGA: Tarif Cukai Rokok Tetap, Alkohol Naik

"Orang yang belum memiliki rumah jumlahnya naik namun daya beli melemah karena batasan minimum untuk uang muka," katanya, seperti diberitakan Manado Post (Grup JPNN).

Di Sulut sendiri, yang paling besar permintaan adalah untuk rumah tipe 70 ke bawah. "Tipe 70 ke bawah tetap favorit juga dikarenakan modelnya yang minimalis," ujarnya. (MP/sam/jpnn)

BACA JUGA: BI Rate Bisa Tetap

BACA ARTIKEL LAINNYA... MS Hidayat Saksikan 3 Juta Ton Bauksit Indonesia di China


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler