Hari Tani Nasional, Pupuk Indonesia Panen Buah Naga Hingga Gelar Talkshow Bareng Petani Muda

Sabtu, 25 September 2021 – 15:42 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar live podcast bertema 'Pupuk Indonesia Menyapa Petani Nusantara' dalam memperingati Hari Tani Nasional 2021. Foto dok Pupuk Indonesia

jpnn.com, BANYUWANGI - PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar live podcast bertema 'Pupuk Indonesia Menyapa Petani Nusantara' dalam memperingati Hari Tani Nasional 2021.

Dalam kegiatan ini, Pupuk Indonesia melakukan panen buah naga dan talkshow bersama 240 petani muda binaan dari berbagai daerah secara virtual dari Banyuwangi, pada Jumat (24/9).

BACA JUGA: Ayu Ting Ting Pernah Telan Cicak Hingga Hobi Makan Butiran Pasir Tembok

Direktur Produksi Pupuk Indonesia Bob Indiarto menuturkan pihaknya berkomitmen untuk mendukung regenerasi petani dan mendorong produktivitas pertanian nasional.

Karena data dari berbagai sumber menyebutkan rumah tangga petani jumlahnya menurun. Mayoritas petani pun telah berusia lebih dari 45 tahun.

BACA JUGA: Menteri BUMN Targetkan 4 Juta Hektar dalam Program Makmur Pupuk Indonesia

“Maka dari petani milenial inilah kita berharap, karena tanah air kita luas dan subur dan perlu dikelola oleh petani-petani muda yang potensial ini,” ujar Bob.

Pupuk Indonesia, lanjut Bob, terus berupaya mendorong minat generasi milenial ke sektor pertanian.

BACA JUGA: OJK Perkuat Daya Tahan Siber Industri Keuangan

Di antara adalah melalui program regenerasi petani yang bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan jumlah anak muda yang terjun di bidang pertanian.

Salah satunya dilakukan oleh anak usaha Pupuk Indonesia, yaitu Petrokimka Gresik yang rutin menggelar Jambore Petani Muda sejak 2017 dengan menghadirkan mahasiswa, pelajar, serta petani muda sukses dari berbagai daerah.

"Dari kegiatan tersebut, kami memotivasi anak muda agar konsisten di bidang pertanian, mendorong inovasi pertanian karya dalam negeri, mendorong iklim usaha agribisnis untuk generasi muda, membantu meningkatkan kesejahteraan petani milenial, serta menciptakan role model petani muda," tutur Bob.

Salah satu role model petani muda binaan Pupuk Indonesia adalah Edi Lusi. Mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea Selatan dan Taiwan ini kini sukses mengembangkan komoditas buah naga di Banyuwangi.

Awalnya, Edi hanya menggarap lahan seluas 0,25 hektar hingga kini berhasil mengembangkannya menjadi 5 hektar.

Edi juga membentuk Paguyuban Petani Buah Naga Banyuwangi (PANABA) dengan ratusan anggota yang menggarap lahan buah naga seluas 3.000 hektar lebih.

Hal ini menjadikan Banyuwangi sebagai penghasil buah naga terbesar di Indonesia yang memasok ke berbagai kota hingga mancanegara.

Produk olahannya pun sangat beragam, mulai dari mie, sirup, kripik, jus, dan sebagainya.

"Jangan takut jadi petani, jadilah petani yang berkreasi dan modern, dengan maksimalkan komoditas yang digeluti. Misalnya buah naga yang awalnya 0,5 kini dengan inovasi bisa menjadi 1 kilogram per buah," ujar Edi.

Selain Edi, Pupuk Indonesia juga membina puluhan petani muda lainnya dari berbagai daerah. Mereka mengembangkan dan meningkatkan produktivitas dari berbagai macam komoditas pertanian dan berhasil memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi lingkungan sekitarnya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler