Harley Davidson Shovelhead Diselundupkan Via Garuda, Apa Istimewanya?

Jumat, 06 Desember 2019 – 20:28 WIB
Sepeda motor besar Harley Davidson yang diselundupkan melalui penerbangan Garuda Indonesia dari Prancis ke Bandara Soekarno Hatta. Foto: Dedi Sofyan/JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Terbongkarnya kasus penyelundupan Harley-Davidson terurai yang diangkut via pesawat Garuda Indonesia tipe Airbus A330-900 seri Neo, sontak bikin heboh.

Menurut Menteri BUMN Erick Tohir, motor Harley yang diselundupkan itu diketahui merupakan seri Shovelhead dengan tahun pembuatan 1970.

BACA JUGA: Polda Metro Jaya Turun Tangan Usut Kasus Harley Dirut Garuda

"Motor klasik Harley Davidson tipe Shovelhead merupakan motor tahun 70an," ungkap Erick.

Lantas apa istimewanya motor tersebut, hingga harus diangkut secara tersembunyi?

BACA JUGA: Detail Temuan Bea Cukai soal Harley & Brompton Selundupan di Garuda

Harley-Davidson Shovelhead memang merupakan satu dari banyak model spesial yang dibuat pabrikan di Milwaukee itu. Ini juga menjadi buruan para kolektor dunia.

Harley-Davidson Shovelhead series pertama kali diproduksi pada 1966. Moge klasik ini sempat menjadi tunggangan populer pada masanya. Kemudian redup dan berhenti diproduksi pada 1984.

BACA JUGA: Kasus Penyelundupan Harley Dirut Garuda Indonesia, Begini Respons Para Pilot

Seri Shovelhead sendiri merupakan rare item. Walaupun pamornya masih kalah dari model lain seperti American Pride.

Penyebutan Shovelhead sendiri merujuk pada racikan mesin yang ditanamkan. Mesin ini memiliki ruang pembakaran yang lebih dangkal, berpadu katup yang lebih besar untuk intake dan knalpot. Selain itu, motor tersebut diklaim memiliki bobot secara keseluruhan mencapai 340 kg.

Soal tenaga, Harley Davidson Shovelhead menggendong mesin berkapasitas 1338 cc 2 silinder berkonfigurasi V-Twin, dapat memberikan tenaga hingga 58 hp. Disalurkan ke roda dari transmisi 4 percepatan.

Untuk harganya sendiri, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap berdasarkan penelurusan timnya, harga motor Harley Davidson itu sekitar Rp 800 juta per unit.

"Berdasarkan penelusuran kami, harga motor Rp 800 juta per unit," tambah Menkeu Sri Mulyani saat mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir. (mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler