Hasrat Dana Asprasi Muncul Lagi

Golkar Yakin Lolos Setelah SBY Sampaikan Nota Keuangan RAPBN

Rabu, 18 Agustus 2010 – 07:51 WIB

JAKARTA - Golkar ternyata tak hilang harapan untuk merealisasikan dana aspirasi yang mereka usulkanSetelah sempat tenggelam karena dikecam berbagai kalangan, kini asa politisi partai berlambang beringin itu berkibar lagi

BACA JUGA: Megawati Sebut Pidato SBY Bukan Hal Baru

Mereka yakin, proyek tersebut lolos setelah mendengar pidato RAPBN 2011 yang disampaikan Presiden SBY


Walaupun presiden tak menyebut langsung dana aspirasi, Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso menangkap peluang usul mereka akan masuk APBN

BACA JUGA: Anggap Pengawasan Internal MK Mumpuni

Apa alasannya? "Empat sampai lima kali, presiden berulang-ulang menyampaikan pidato terkait anggaran untuk daerah
Ini positif," kata Priyo di Jakarta kemarin (17/8).

Dana aspirasi ini muncul dua bulan lalu

BACA JUGA: PPP Minta Komisi III Cecar Kapolri

Golkar mengusulkan agar setiap anggota DPR bisa merekomendasi proyek senilai hingga Rp 15 miliar untuk konstituen di dapil masing-masingProyek itu lewat usul anggota DPR, tapi pelaksanaan tetap pemerintahUsul tersebut langsung dikritik berbagai pihak karena khawatir muncul potensi korupsi lewat kolusi pemberi proyek

Golkar tetap yakin, proyek itu tetap untuk kepentingan rakyatSebelumnya, dalam beberapa kesempatan, para petinggi Golkar menjamin tak ada korupsi karena dana tidak lewat anggota DPRMenurut Priyo, pascapidato nota keuangan presiden, tugas setiap fraksi ialah membahas isi RAPBN 2011 yang diajukan pemerintahMenurut rencana, DPR kembali menggelar paripurna pada Kamis besok (19/8)Paripurna itu menjadwalkan tanggapan setiap fraksi atas RAPBN 2011 pemerintah"Kami akan pelajari, mudah-mudahan dalam salah satu lembaran ada," ujar politikus yang juga wakil ketua DPR itu.

Harry Azhar Azis, wakil ketua Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar, juga berkeyakinan samaMenurut dia, rencana kenaikan transfer anggaran ke daerah merupakan sinyalemen bahwa dana aspirasi bisa masuk APBN 2011."Walaupun tidak menyebut khusus, saya menangkap ada sebagian (dana aspirasi)," kata HarryDalam pidatonya, SBY memang menyatakan bahwa alokasi anggaran transfer ke daerah direncanakan mencapai Rp 378,4 triliun atau naik 9,8 persen dari APBNP 2010.

Menurut Harry, kenaikan anggaran itu merupakan bukti mulai ada perhatian lebih dari pemerintah kepada daerahSBY menyinggung bahwa kenaikan terbesar anggaran daerah melalui pos dana alokasi umum (DAU)Harry menegaskan, itu sudah sesuai dengan konsep dasar dana aspirasi yang digulirkan Golkar."Konsep khusus dana aspirasi adalah memeratakan," ujarnyaKarena konsepnya sama, dana aspirasi tetap akan dibicarakan di Badan Anggaran (banggar) DPR dan Komisi XI DPR"Yang jelas, kami tidak melihat pemerintah menyatakan menolak atau tidakPemerintah sepakat bahwa dana daerah lebih besar," tegasnya.

Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto menegaskan, fraksinya tak terpengaruh dengan tidak ditanggapinya usul dana aspirasi secara terbuka oleh presiden"Meskipun tidak ada respons, itu akan tetap menjadi perjuangan Golkar bersama teman-teman yang lain sebagai suatu program jangka panjang," katanyaMenurut Setya, usul dana aspirasi berangkat dari kesadaran bersama semua anggota dewan, fraksi, dan parpol, bukan hanya GolkarPada akhirnya, tegas dia, program dana aspirasi itu diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat di daerah-derah.

Setya berkeyakinan, pintu untuk meloloskan gagasan tersebut masih terbuka lebarSalah satu di antaranya melalui pembahasan RUU APBN 2011 di Banggar DPR"Jadi, masih punya kesempatanDPR kan punya hak bujetJadi, tidak perlu harus kecewaHarus tetap berjuang karena itu perjuangan yang baik," tandasnya.

Ketua Departemen Perekonomian DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, Presiden SBY memang tidak menanggapi usul dana aspirasiDan, itu sudah tepatSebab, DPR sendiri belum satu suara dalam menyikapi usul dana aspirasi"Dana aspirasi itu untuk apa? Itu kan DPR yang mengajukanDPR juga yang sekarang mempermasalahkanJadi, DPR masih berpolemik jugaNgapain ditanggapi beliau (SBY, Red)," kata Sutan yang juga anggota Komisi VII DPR.

Sutan justru khawatir bila SBY sampai menanggapi usul dana aspirasi justru akan berkembang kontroversi"Bisa ribut lagi rakyat iniApalagi, di sini saja (DPR, Red) nggak kompak kok," tegasnya(bay/pri/c4/tof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggap MK Ragu-ragu Buat Terobosan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler