Hati-hati, Ini 3 Bahaya Mengerikan Minum Sambil Berdiri, Ginjal Bisa Rusak

Jumat, 08 Oktober 2021 – 06:27 WIB
Panas, seorang pria minum air putih untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang melalui keringat (ANTARA/HO - Joko Purnomo)

jpnn.com, JAKARTA - SETIAP orang pasti suka minum sambil berdiri. Minum sambil berdiri memberikan kemudahan karena Anda bisa langsung mengerjakan pekerjaan kamu yang lain.

Namun tahukah Anda, minum sambil berdiri ternyata berbahaya untuk kesehatan tubuh?

BACA JUGA: Bisa Sebabkan Gagal Ginjal, Ini Lho 4 Bahaya Minum Air Sambil Berdiri

Minum sambil berdiri rupanya tidak baik bagi kesehatan lantaran menimbulkan risiko penyakit mematikan.

Menurut catatan medis, minum air dengan posisi berdiri bisa menyentuh bagian bawah esofagus, yang pada gilirannya melukai sfingter yakni otot yang menghubungkan kerongkongan ke lambung.

BACA JUGA: Rutin Minum Air Putih, 4 Penyakit Ini Tetap Mengintai Lho

Tak hanya itu, ternyata ada gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh minum air sambil berdiri. Apa saja?

Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.

BACA JUGA: Rutin Minum Rebusan Air Daun Kelor, Suami Pasti Suka

1. Kerusakan Ginjal

Ketika minum air sambil berdiri, air tidak disaring dengan benar oleh ginjal.

Produk limbah kemudian masuk ke kandung kemih dan bercampur dengan darah, yang menyebabkan kerusakan ginjal.

Namun, jika sistem ini berlanjut akhirnya bisa menyebabkan gagal ginjal dan karena itu, akhirnya kematian.

2. Arthritis

Salah satu kerusakan yang paling terkenal yang disebabkan oleh minum air di posisi yang salah adalah radang sendi.

Ketika minum air sambil berdiri, umumnya cenderung mengganggu keseimbangan cairan lain dalam tubuh, menyebabkan kekurangan cairan yang dibutuhkan dalam sendi.

Ini menyebabkan terlalu banyak akumulasi cairan di sendi, memicu arthritis.

3. Saraf Tidak Tenang

Saat duduk dan minum air, sistem parasimpatis bekerja yang pada dasarnya memungkinkan indera untuk menjadi tenang dan sistem pencernaan mengalir dengan mudah.

Dibandingkan dengan posisi berdiri, yang menempatkan tubuh dalam mode bertarung atau lari dan menyebabkan ketegangan saraf di tubuh.(genpi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler