HEBOH: Ahok, Megawati dan Prabowo Pun jadi Menteri Jokowi

Jumat, 06 Mei 2016 – 07:00 WIB
KUIS: Jokowi mengajukan pertanyaan kepada santri dalam pengajian Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Ponpes API Tegalrejo, Magelang, Rabu malam (4/5). FOTO: RADAR KEDU

jpnn.com - MAGELANG – Presiden Joko Widodo berkunjung Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Kamis (5/5) untuk peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Di sana dia menyiapkan lima sepeda gunung siap dibagikan sebagai hadiah bagi para santri. Syaratnya, santri harus bisa menjawab pertanyaan dari dia.

”Siapa berani, ayo tunjuk jari. Silakan maju, jika mampu menjawab pertanyaan, akan saya beri hadiah sepeda,” kata Jokowi.

BACA JUGA: Aplikasi Pembayaran Inovatif Tercipta di Finhacks 2016

Jawa Pos Radar Kedu melaporkan, ada lima santri yang dipilih. Kepada santri pertama diminta Jokowi untuk menyebutkan tujuh provinsi di Indonesia. 

Santri kedua diminta menyebutkan tujuh kabupaten/kota di Indonesia. Kepada santri ketiga, Jokowi memintanya menyebutkan isi Pancasila.

BACA JUGA: Golkar Terobos Lampu Merah KPK

Santri pertama hingga santri ketiga bisa menjawab dengan lancar. 

Giliran santri keempat, diminta menyebutkan tiga anggota Kabinet Kerja. Santri yang bertugas menjawab adalah Hasan Fikri. 

BACA JUGA: Gagal Move On, Golkar Akan Punah Seperti Dinosaurus

Dia menjawabnya dengan lantang. Sangat pecaya diri. Namun, salah semua.

”Menteri Kabinet Kerja Pak Jokowi; pertama Ahok,” ujar Hasan yang disambut gelak tawa Jokowi dan hadirin. 

”Kedua, Bu Megawati.” Jokowi dan hadirin terbahak. 

”Ketiga, Prabowo.” Presiden dan hadirin makin terpingkal. 

Meski salah semua, Jokowi tetap mempersilakan santri asal Pekalongan itu mengambil hadiah sepeda.

Kemarin (5/5) pukul 19.43, Jokowi tiba di kompleks Ponpes API Tegalrejo bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong. 

Pejabat daerah juga tampak menyambut mantan wali kota Solo dan gubernur DKI itu. 

Misalnya, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Bupati Magelang Zaenal Arifin, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, serta para ulama. 

Di antaranya, Habib Umar Muthohhar dan pengasuh Ponpes API Tegalrejo KH M. Yusuf Chudlori.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia saat ini sudah masuk dalam pasar bebas, khususnya di sebelas negara yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

”Masuknya MEA itu tidak bisa kita tolak, harus kita hadapi. Oleh karena itu, saya minta kepada para santri untuk membekali diri dengan meningkatkan ilmu serta kemampuan yang berkualitas supayasiapberkompetisi,”pinta Jokowi. (san/lis/JPG/c7/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua MPR: Itu Perbuatan Biadab


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler