Heboh, Benda Diduga Bom di Polres Ciko

Rabu, 29 Oktober 2014 – 03:48 WIB

jpnn.com - CIREBON – Suasana berbeda tampak di lingkungan Mako Polres Cirebon Kota (Ciko). Kemarin pagi (28/10) sekitar pukul 10.00, anggota Polres Ciko dihebohkan sebuah bungkusan diduga bom.

Tidak ingin peristiwa teror bom terulang kembali, Tim Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) Satuan Reskrim Polres Ciko langsung mensterilkan lokasi dan melakukan olah TKP. Dengan penuh kehati-hatian, anggota Inafis mulai mengambil bungkusan itu untuk diurai.

BACA JUGA: Cinta Terlarang Berujung Aborsi, Berurusan dengan Polisi

Peristiwa ini pun mengundang perhatian warga setempat dan pengendara yang melintas di Polres Ciko. Setelah berhasil diambil, bungkusan yang diduga berisi bom itu langsung dibuka secara perlahan-lahan. 

Hasilnya, bukanlah bom yang ada dalam bungkusan itu, melainkan sampah. Setelah diketahui tidak adanya ancaman teroris, suasana di Polres Ciko pun kembali seperti semula.

BACA JUGA: Gubernur Wajibkan Pejabat Lapor ke KPK

Meski demikian, polisi pun langsung mencari pedagang yang membuang sampah tersebut di samping Mapolres Ciko. 

Ternyata, pemilik sampah tersebut adalah Dn (35) pedagang jus yang biasa berjualan depan Mapolres Ciko.

BACA JUGA: Tak Perlu Gapura di Batas Kota

Dn pun kemudian meminta maaf kepada petugas dan mengatakan tidak berniat sama sekalai melakukan teror maupun intimidasi terhadap polisi. “Rencananya mau dibuang ke tempat sampah, tapi lupa,” ujar Dn kepada Radar Cirebon, kemarin (28/10). (dri/mas)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KNPI Kaltara: Kami Sedikit Kecewa dengan Jokowi-JK


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler