Heboh IMB di Tanah Merah Plumpang Diberikan Era Anies, Jubir Relawan Perubahan Bereaksi

Senin, 06 Maret 2023 – 18:03 WIB
Kondisi lokasi kebakaran di permukiman sekitar Depot Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, Sabtu (4/3). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Relawan Perubahan Indra Kusumah angkat bicara setelah heboh kabar tentang IMB di wilayah Kampung Tanah Merah Plumpang, Jakarta Utara diberikan Anies Baswedan pada 2021.

Pemberian izin mendirikan bangunan (IMB) dari Anies menjadi ramai setelah kebakaran Depot Pertamina di Plumpang yang mengakibatkan belasan warga Kampung Tanah Merah meninggal dunia. 

BACA JUGA: Korban Kebakaran Depot Pertamina Plumpang Tuntut Relokasi, Ada Jejak Anies di Tanah Merah

Indra kemudian menyebut pemberian IMB itu menunjukkan Anies ingin keadilan berlaku terhadap seluruh warga DKI Jakarta. 

Menurutnya, Anies tentu tidak menginginkan warga di DKI Jakarta ada yang terlantar dan sebuah tempat menjadi kumuh. 

BACA JUGA: Anggota DPR Ini Minta BPN Usut Legalitas Tanah di Sekitar Depot Pertamina Plumpang

"IMB ini menjadi jalan tengah kepada warga agar dapat memenuhi kebutuhan dasar seperti listrik dan saluran air bersih. Jika tidak, berpotensi menjadi perkampungan kumuh dan terlantar," kata Indra kepada awak media, Senin (6/3). 

Toh, lanjut dia, pemberian izin sejalan dengan langkah Gubernur DKI Jakarta sebelum Anies, yakni Joko Widodo (Jokowi). 

BACA JUGA: Viral Oknum TNI Membentak Pengendara dan Mencabut Sangkur, Ini Masalahnya

Sebab, Jokowi pada 2013 sudah memberikan KTP kepada warga untuk membentuk RT dan RW di kawasan setempat. 

“Warga tinggal di atas tanah merah dekat depo Pertamina secara ilegal pada awal 2000-an, lalu baru dapat legitimasi dari negara usai Pak Jokowi menjadi gubernur dan membagikan KTP sebagai tanda identitas sebagai warga Jakarta," ungkap Indra. 

Dia melanjutkan IMB untuk warga Kampung Tanah Merah, Plumpang itu diberikan bukan kepada masing-masing kepala keluarga melainkan secara keseluruhan wilayah. 

Indra mengatakan IMB yang diberikan berstatus sementara yang hanya berlaku selama tiga tahun sebagai solusi penyelesaian masalah bangunan. 

Selain itu, IMB membuat pemerintah provinsi bisa memberikan akses air, sanitasi, pendidikan masyarakat, dan infrastruktur.

“Artinya, Mas Anies justru berani mengambil risiko untuk memberikan keadilan yang merata untuk seluruh warganya. Saat itu, Pemprov DKI juga menjamin kelayakan bagi warga Tanah Merah dengan membangun infrastuktur," katanya. 

Indra kemudian mempertanyakan alasan beberapa pihak mengaitkan pemberian IMB di kawasan Kampung Tanah Merah dengan ledakan dan kebakaran di Depot Plumpang.

Indra meminta seluruh pihak bisa melihat peristiwa tersebut dengan lebih jeli dan tidak menyudutkan warga Tanah Merah yang menjadi korban. 

“Jangan justru menyalahkan warga yang tinggal dekat sana, sudah kena musibah malah disudutkan,“ tutup dia. (ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler