Hendak Berobat, Aceng Fikri Malah Terjaring Satpol PP di Hotel

Sabtu, 24 Agustus 2019 – 15:59 WIB
Aceng Fikri bersama istrinya di Mako Satpol PP, Jumat (23/8) dini hari. Foto: Bagus Ahmad Rizaldi/Antara

jpnn.com, BANDUNG - Mantan Bupati Garut Aceng Fikri bersama istrinya terjaring operasi yustisi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Jawa Barat, saat menginap di sebuah hotel kawasan Lengkong, Jumat (23/8) dini hari.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Kota Bandung Mujahid Syuhada mengatakan, awalnya Aceng turut terjaring lantaran memenuhi indikasi untuk dilakukan proses lebih lanjut.

BACA JUGA: Aksi AR Tergolong Nekat

"Kenapa terjaring, karena ada unsur yang memenuhi syarat karena dia alamat KTP-nya berbeda dengan istrinya," ungkap Mujahid.

Akibat alamat KTP yang berbeda, Aceng turut dijaring oleh aparat Satpol PP lantaran diduga ia sedang menginap bersama perempuan yang bukan istri sahnya.

BACA JUGA: Suci Menemukan Daging Kurban Berlafaz Allah

BACA JUGA: Aceng Fikri dan Caleg PSI Berebut Kursi di Jabar XI

Saat dibawa ke markas Satpol PP Kota Bandung, Aceng menjalani serangkaian pemeriksaan oleh petugas. Akhirnya Aceng bisa membuktikan bahwa itu adalah istri sahnya saat pemeriksaan

BACA JUGA: Pria di Bandung Mencuri Pakaian dalam Wanita untuk Fantasi Seks

"Begitu klarifikasi di kantor, ternyata dia baru nikah tiga bulan lalu. Dia kooperatif menunjukkan buktinya, seperti foto-foto pernikahan dan data surat pernikahan yang resmi," ujar Mujahid.

Sementara itu, Aceng yang kini masih menjabat sebagai Anggota DPD RI mengatakan berniat menginap di tempat tersebut untuk berobat di Bandung.

"Jadi kebetulan saya menginap di sini, saya sudah janjian dengan dokter gigi di Jalan Gatot Subroto (Kota Bandung)," tutur Aceng.

BACA JUGA: Aceng Fikri Ingin jadi Pasangan Dedi Mulyadi

Walau pun terbukti tidak melanggar, ia mengaku ingin bersikap kooperatif kepada aparat dengan mengikuti prosedur pemeriksaan.

"Ya tidak apa-apa, saya ingin menunjukkan sikap yang kooperatif, bekerja sama dengan semua pihak, dan saya ingin yang benar adalah benar, yang salah ya salah," katanya. (bagus ahmad rizaldi/ant)

BACA ARTIKEL LAINNYA... TWA Tangkuban Parahu Masih Ditutup untuk Wisatawan


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler