Hendri Akhirnya Susul Sang Kekasih Mendekam di Balik Jeruji Besi

Rabu, 28 Juli 2021 – 22:04 WIB
Tersangka Hendri yang ditembak di kaki kanannya, Rabu (28/07). Foto: mizon/palpos.id

jpnn.com, PALEMBANG - Jajaran Polrestabes Palembang akhirnya berhasil meringkus Hendri, 34, buronan kasus pencurian ponsel di komplek Mal Palembang Square (PS).

Tersangka ditangkap di kawasan Jalan Sentosa, Kecamatan Plaju Palembang, Selasa (27/07/2021) sore. Lantaran melawan dan berupaya kabur, Hendri dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kanannya.

BACA JUGA: Bikin Malu Polri, Brigadir AN Dipecat dengan Tidak Hormat

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, tersangka merupakan buronan polisi sejak 2019 lalu, lantaran terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat).

“Benar, anggota kami berhasil menangkap seorang buronan kasus Curat atas nama Hendri,” ujar Tri, Rabu (28/07).

BACA JUGA: Fendy Soeryo Widodo Ditetapkan sebagai DPO, Bagi yang Melihat Tolong Lapor ke Sini

Dijelaskan Tri, saat menjalankan aksinya tersangka dibantu teman wanitanya yang sudah tertangkap dan menjalani hukuman. Di mana, wanita tersebut merupakan karyawan di toko ponsel tersebut.

“Dari toko ponsel itu mereka menggondol delapan unit ponsel berbagai merek,” terangnya. Usai beraksi, lanjut Tri, tersangka Hendri sempat melarikan diri ke Jakarta, namun kembali pulang ke Palembang.

BACA JUGA: Rizki Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit, Tetapi Nyawanya Tak Tertolong

“Setelah kami menerima informasi keberadaannya, langsung kami tangkap,” ucap Tri.

Atas perbuatannya, tegas Tri, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara di atas 5 tahun. “Untuk tersangka satunya seorang wanita sudah tertangkap dan kasusnya telah inkrah dari pengadilan,” tutupnya.

Sementara, Hendri mengaku jika dirinya diajak oleh pacarnya untuk mengambil ponsel di toko tempatnya bekerja tersebut.

BACA JUGA: Mbak Farida Setiap Hari Buka Warung Sayur, Ternyata Cuma Kedok Belaka

“Pacar saya bekerja di toko itu, waktu dia pulang baru kami beraksi. Waktu itu, dia bilang sama petugas keamanan di sana kalau disuruh bosnya mengambil ponsel. Setelah dapat ponsel, kami kabur. Ponselnya sudah dijual,” jelasnya. (*/palpos.id)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler