Herzaky Demokrat: Mereka Frustrasi Karena Gerakan KLB Gagal

Jumat, 19 Februari 2021 – 23:06 WIB
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Foto: Dokpri

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan para pelaku Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang sudah ditolak mentah-mentah oleh kader dan para pemilik suara sah Partai Demokrat. Namun, sampai dengan saat ini mereka masih saja mencoba untuk menyebar fitnah dan tuduhan tak berdasar.

Menurut Herzaky, kemungkinan mereka frustasi karena gerakannya gagal. Ia menyebut salah satu pelakunya adalah orang lingkar dalam kekuasaan.

BACA JUGA: Herzaky Sebut Gaya Kepemimpinan AHY Tegas dan Terukur, Demokrat Makin Melejit

“Pertanyaan besar kemudian mengemuka tatkala Pak Marzuki Alie yang sebelumnya selalu mengeklaim tidak terlibat GPK PD, mengapa ikut-ikutan menyebar tuduhan dan informasi yang tidak dapat diverifikasi, selain oleh Pak Marzuki Alie sendiri?,” kata Herzaky dalam keterangan tertulis diterima Jumat (19/2/2021).

Sejak awal, menurut Herzaky, Partai Demokrat membuka GPK PD ke publik sebagai bahan pembelajaran bersama bagi partai-partai politik lain, karena ini bisa saja terjadi pada partai politik lain. Dan, gerakan ini merupakan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh oknum pejabat penting negara yang berbahaya bagi demokrasi kita.

BACA JUGA: Darmizal Sebut KLB Demokrat Pasti Halal, Sukses dan Sah

“Kami, dalam berbagai pernyataan di publik  selalu menegaskan, kalau ini bukan AHY versus Bapak Presiden Joko Widodo, dan bukan pula biru melawan merah, apalagi Ibu Megawati dan Bapak SBY,” tegas Herzaky.

“Ini adalah perjuangan melawan penyalahgunaan kekuasaan, abuse of power, yang dilakukan oleh oknum pejabat penting negara, yang mengancam dan merusak demokrasi kita.”

BACA JUGA: Makin Panas! Herzaky Demokrat Kritik Balik Darmizal, Pakai Kata Murtad

Oleh karena itu, Herzaky meminta semua pihak untuk tidak mencoba mengadu domba Bapak SBY dan Ibu Megawati, ataupun mengadu domba Partai Demokrat dan PDIP.

“Beliau-beliau, Bapak SBY, Ibu Megawati, selaku putra-putri terbaik bangsa yang pernah dipercaya memimpin negeri ini, sudah sepantasnya kita tempatkan di posisi terhormat. Tidak malah kita bawa-bawa dan adu domba untuk kepentingan pribadi, apalagi segelintir orang yang tidak bermartabat,” ucap Herzaky.

Lebih lanjut, Herzaky mengatakan Partai Demokrat meminta setiap pihak mengedepankan data dan fakta dalam berbicara. Tidak menebar tuduhan tidak berdasar dan fitnah maupun pernyataan yang tidak bisa diverifikasi secara objyektif.

Menurut dia, rakyat sedang susah, jangan kita malah menambah beban dan pikiran rakyat dengan menyebar berita hoaks dan fitnah.

Herzaky mengajak untuk memfokuskan energi kita untuk memperjuangkan harapan rakyat.

“Mari kita bantu kesulitan rakyat, semampu kita, yang sedang dilanda bencana di berbagai pelosok Indonesia maupun yang terdampak pandemi covid-19 dan krisis ekonomi,” kata Herzaky.(fri/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler