Heti Sebut Guru Honorer di Sekolah Negeri Makin Terjepit

Senin, 27 Desember 2021 – 12:36 WIB
Ketum FGHNLPSI Heti Kustrianingsih mendesak ada optimalisasi di tes PPPK guru tahap 3. Foto dokumentasi pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ancaman pemutusan hubungan kerja atau PHK guru honorer di sekolah negeri di depan mata. Dari laporan pengurus forum-forum guru honorer, terungkap sejumlah daerah sudah mulai memberikan sinyal akan ada PHK.

Sinyalemen itu berupa imbauan kepala sekolah agar guru honorer yang tidak lulus PPPK tahap 1 dan 2 siap-siap saja mencari tempat mengajar yang baru.

BACA JUGA: PPPK Masuk, Guru Honorer Negeri Diminta Mencari Sekolah Lain

Ketum Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih mengungkapkan pihaknya bersama forum honorer lainnya tengah mendata sekolah-sekolah yang ancar-ancar memberhentikan guru honorernya karena alasan akan masuknya PPPK guru.

"Kami masih mendata karena posisi guru honorer di sekolah negeri makin terjepit," kata Heti kepada JPNN.com, Senin (27/12).

BACA JUGA: Brigjen Tatang Pastikan 3 Prajuritnya Dijerat Pasal Berlapis dan Dipecat dari TNI

Rerata pengaduan yang masuk ke forum, menurut Heti soal keberadaan guru bersertifikat pendidik (berserdik) yang lulus formasi PPPK tahap 2. Mereka sebagian besar guru swasta.

Masuknya PPPK guru dari sekolah luar ini membuat guru induk tidak mendapatkan jam mengajar alias nol jam.

BACA JUGA: Pasukan TNI dan Polri Terus Mempersempit Ruang Gerak DPO MIT 

Kalau sudah begitu, lanjutnya, guru honorer negeri ini tersingkir dengan sendirinya.

"Ini penghinaan terhadap guru. Pengabdian guru honorer bertahun-tahun dibalas  penyingkiran guru negeri induk," ucapnya.

Belum lagi dengan guru honorer induk tidak lulus tes. Yang lulus passing grade PPPK saja kata Heti akan disingkirkan, apalagi tidak lulus.

Guru honorer asal Kota Cilegon ini menuding pemerintah membalas pengabdian guru honorer negeri dengan air tuba. Dia pun mendesak pemerintah memberikan solusi dan jangan membiarkan guru honorer negeri dibuang oleh sekolah Induknya.

Untuk mencegah terjadinya PHK besar-besaran, Heti meminta pemerintah membatalkan seleksi PPPK guru tahap 3. Kalau sistemnya tidak diubah, sebagian besar sekolah negeri akan diisi guru swasta. Sebaliknya guru honorer negeri induk yang lulus formasi PPPK akan jadi pengangguran.

"Ini fakta karena banyak guru honorer negeri usianya enggak muda lagi. Apakah sekolah swasta mau menerima mereka," ucapnya.

Menurut Heti, optimalisasi harus dipercepat. Jangan menunggu seleksi PPPK guru tahap 3 selesai. PPPK guru tahap 3 diisi dengan optimalisasi besar-besaran untuk guru honorer negeri.

"Enggak usah tas tes tas tes lagi. Berikan formasi bagi guru honorer negeri yang sudah lulus passing grade baik di tahap 1 maupun 2," pungkas Heti Kustrianingsih.(esy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Friederich
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler