HM Sampoerna Raih Penghargaan ASEAN Enterprise Innovation Award Indonesia 2023

Sabtu, 23 September 2023 – 13:11 WIB
PT HM Sampoerna. Foto: Sampoerna

jpnn.com, JAKARTA - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) meraih penghargaan ASEAN Enterprise Innovation Award Indonesia 2023, atas inovasi dan penerapan teknologi pada bisnis yang dijalankan Sampoerna.

Penghargaan ini diberikan kepada Sampoerna atas inovasi dan penerapan teknologi yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan memberi dampak positif pada masyarakat luas, khususnya dalam penerapan digitalisasi sebagai bagian dari program pemberdayaan UMKM yang ditujukan bagi toko kelontong.

BACA JUGA: HM Sampoerna Kirim 5 UMKM Binaan, Jajaki Pasar Jepang

Direktur Penjualan PT HM Sampoerna Tbk. Ivan Cahyadi mengapresiasi penghargaan yang diberikan AIBP kepada Sampoerna.

Menurutnya, penghargaan ini menjadi pendorong bagi Sampoerna untuk terus berinovasi dan pengembangan bisnis yang lebih baik lagi demi memberikan dampak positif yang lebih luas lagi.

BACA JUGA: RPP UU Kesehatan Zat Adiktif Dinilai Membunuh Petani Tembakau Secara Perlahan

“Yang menjadi perhatian utama kami adalah suatu bisnis harus memiliki dampak positif bagi masyarakat luas, dengan demikian keberlanjutan bisnis akan menjadi semakin bernilai. Hal itu sesuai dengan filosofi Tiga Tangan Sampoerna menjadi panduan dalam menjalankan bisnis harus menciptakan nilai bagi konsumen dewasa, karyawan, mitra usaha, dan pemegang saham, serta masyarakat luas,” kata Ivan dalam acara ASEAN Innovation Business Platform (AIBP) Conference & Exhibition Indonesia 2023, di Jakarta, Rabu (20/9).

Ivan mengatakan inisiatif perusahaan dan lahirnya inovasi sebenarnya berasal dari prinsip yang sederhana.

BACA JUGA: PLN Bersama Peruri Berkolaborasi Hadirkan Bazar UMKM di Sarinah

“Komponen utama dari inovasi sebenarnya sangat sederhana yakni pemahaman terhadap kebutuhan konsumen dan budaya perusahaan yang tepat,” ucapnya.

Dia menjelaskan salah satu inovasi perusahaan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat adalah hadirnya Sampoerna Retail Community (SRC).

SRC merupakan jaringan bisnis retail yang berkolaborasi dengan para toko kelontong di seluruh Indonesia yang pengelolaannya sudah menerapkan teknologi digital.

Saat ini ada lebih dari 243 ribu toko kelontong milik masyarakat dari Aceh hingga Papua yang secara konsisten dibina oleh SRC.

“SRC sifatnya tradisional, tapi sudah menerapkan digitalisasi. Banyak yang tidak menyadari bahwa kesuksesan Sampoerna dimulai dari sebuah warung yang sangat kecil. Itu sebabnya kami selalu memiliki mitra dari UMKM seperti anggota SRC. Kini toko-toko SRC tersedia di manapun di Indonesia,” terang Ivan.

Dia menambahkan, kesuksesan SRC bukan hanya mengenai bisnis semata, tetapi bagaimana Sampoerna hadir untuk membantu toko kecil atau pelaku UMKM dapat menjalankan usaha yang berkelanjutan.

Ekosistem digital SRC kini terbentuk di mana hampir seluruh toko SRC telah mengadopsi digitalisasi melalui aplikasi berbasis digital untuk mendukung usaha toko kelontongnya melalui AYO by SRC.

Ivan menjelaskan dalam era digital, membangun ekosistem dan kolaborasi merupakan hal yang penting.

“Dengan kolaborasi kita bisa mengatasi keterbatasan sumber daya dan mempercepat inovasi. Sampoerna percaya, kami tidak dapat berjalan sendiri. Untuk itu, kami siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik kalangan swasta, pemerintah, asosiasi, dan lainnya untuk berkontribusi pada masyarakat dan menggerakan ekonomi,” serunya.(chi/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler