Hmmm... Pansus Pelindo Kunjungi Markas RJ Lino, Suasana pun Hangat dan Cair

Jumat, 27 November 2015 – 15:26 WIB
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Richard Joost Lino saat berada di kapal KM Kelud milik PT Pelni dalam acara CEO BUMN Goes to Karimun Jawa, Sabtu (21/11). RJ Lino mengaku bahwa PT Pelindo memiliki dana 18,5 triliun di bank. Foto: Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Dirut Pelindo II Richard Joost Lino memberikan apresiasi yang tinggi kepada pansus Pelindo II DPR. Ini setelah pansus Pelindo II bertemu Lino di kantor Pelindo II, Kamis (26/11).

Lino didampingi Komut Pelindo Tumpak Hatorangan Panggabean, menerima kehadiran Ketua Pansus Rieke Diah Pitaloka dan anggota Syukur Nababan serta Masinton Pasaribu. Tim pansus mendapat penjelasan mengenai Pelindo II dari RJ Lino.

BACA JUGA: Kok Polri tak Cepat Usut Setnov? Begini Penjelasan Badrodin Haiti

"Merupakan sebuah kehormatan bisa kedatangan anggota Pansus di Kantor Pelindo II. Kami berterima kasih dan memberi apresiasi tinggi kepada para anggota Pansus yang telah datang untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai Pelindo II," kata Lino dalam keterangannya, Jumat (27/11).

Dia mengatakan, komunikasi yang sangat positif ini tentunya dibutuhkan untuk membangun persepsi yang sama dari setiap persoalan yang ada. Dalam pertemuan dengan anggota Pansus, RJ Lino menyampaikan berbagai perkembangan Pelindo II.

BACA JUGA: Sudah Kembalikan Uang, Hanya Kena Tiga Tahun

Sejak Lino menahkodai Pelindo II 2009, perusahaan plat merah melakukan lompatan besar.  Aset perusahaan melonjak dari sekitar Rp 7 triliun (2009) menjadi Rp 40 triliun tahun lalu. Pendapatan Pelindo juga melesat lebih dari 500 persen sejak dikendalikan Lino.

Lino juga sukses menjadikan anak-anak perusahaan Pelindo bekerja semakin optimal. Seluruh anak perusahaan Pelindo II kini beroperasi 24 jam untuk melayani konsumen. Ini jauh berbeda ketimbang sebelumnya yang hanya perusahaan di sektor kontainer. 

BACA JUGA: Skandal Payment Gateway: Tak Hanya Denny, Nanti Ada Lagi

Untuk menciptakan efisiensi dan peningkatan layanan, Pelindo memangkas lebih dari 100 perusahaan bongkar muat menjadi hanya 12 perusahaan. Imbasnya, kapasitas Tanjung Priok naik dari 3,5 juta TEUs (Tweenty Foot equivalent unit) di 2009 menjadi 6,4 juta TEUs tahun lalu.

Berbagai kemajuan yang dicapai oleh Pelindo II itu mendapat apresiasi oleh para anggota Pansus. Persepsi bahwa RJ Lino seorang yang arogan dan sombong juga tidak terlihat dalam pertemuan yang hangat dan cair itu.

Menurut Lino, Pelindo II memiliki komitmen yang sama dengan para anggota dewan untuk membangun Indonesia melalui layanan pelabuhan terbaik dan berkelas dunia. 

"Semoga komunikasi yang baik ini dapat memberikan kontribusi yang positif kepada anggota Pansus dalam menuntaskan persoalan yang dihadapi," kata dia. Lino menegaskan, Pelindo II akan selalu taat dan patuh serta menghormati proses hukum yang ada. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Meme Habib Rizieq Soal Campur Racun Beredar Luas, FPI Ngamuk


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler