HNW Minta Pembayaran THR ASN, TNI dan Polri Secara Penuh

Sabtu, 01 Mei 2021 – 21:29 WIB
Wakil Ketua MPR-RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan Keagamaan, Hidayat Nur Wahid (HNW). Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR-RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid MA, mendesak Kementerian Keuangan agar memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri secara full tanpa potongan.

HNW, sapaan akrab Hidayat, mengusulkan agar anggaran THR bagi para pejabat direalokasikan untuk pemenuhan anggaran THR bagi ASN, aparat TNI dan Polri, bila Kemenkeu beralasan keterbatasan APBN.

BACA JUGA: HNW Minta Pemerintah Konsisten Bayarkan THR Penuh Untuk ASN

“Kemenkeu harus memberikan THR full bagi para aparat negara, apalagi dalam kondisi sulit di tengah pandemi," demikian disampaikan Hidayat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (1/5).

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini menilai pemberian THR secara full merupakan bentuk apresiasi negara atas kinerja para aparat dalam menyelenggarakan urusan pemerintah di tengah pandemi covid-19.

BACA JUGA: Setelah Muncul Ajakan Patungan Beli Kapal Selam, HNW Minta Pemerintah Bijaksana Menggunakan APBN

Data Badan Kepegawaian Negara pada Juni 2020 menunjukkan setidaknya selama 3 bulan awal pandemi, 838 ASN mengalami positif covid-19 bahkan ada yang hingga meninggal dunia.

Apalagi, Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan M/6/HK.04/IV/2021yang mewajibkan para pengusaha untuk melakukan pembayaran THR secara penuh.

BACA JUGA: HNW: Gunakan Anggaran APBN Untuk Memenuhi Kebutuhan yang Lebih Urgen

Dia menyayangkan inkonsistensi kebijakan Pemerintah yang mewajibkan perusahaan swasta untuk membayar penuh THR untuk karyawannya, tetapi Pemerintah malah tidak konsisten dengan tidak membayarkan penuh THR untuk ASN.

Anggota DPR-RI Komisi VIII membidangi urusan sosial ini mendorong kebijakan pemberian THR secara full bagi para ASN sebagaimana dorongan atas perpanjangan program bantuan sosial tunai bagi masyarakat terdampak covid-19.

Menurutnya, kedua kebijakan tersebut merupakan komponen penting dalam mendorong daya beli masyarakat, khususnya di tengah koreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2021 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Terutama dalam kondisi pelarangan mudik, pemberian THR secara penuh dan perpanjangan bansos tunai akan mampu membuat masyarakat tetap saling silaturahmi dengan keluarganya melalui pengiriman hadiah secara online.

“Pemerintah harusnya hanya keluarkan kebijakan yang konsisten untuk Rakyat, dan apresiatif terhadap kinerja aparatur negara,” ujar Hidayat. (jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler