Honorer K2 Pendukung 02 Merespons Sinis Atas Ajakan Syukuran Akbar untuk Jokowi - Ma’ruf

Sabtu, 27 April 2019 – 18:43 WIB
Sebagian pengurus Forum Honorer K2 terang-terangan mendukung Prabowo - Sandi. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ajakan agar honorer K2 pendukung Prabowo-Sandi ikut merayakan syukuran akbar untuk Jokowi-Ma'ruf ditanggapi sinis. Para pentolan honorer K2 pendukung Prabowo-Sandi ini menilai ajakan tersebut untuk membentuk opini bahwa paslon 01 memang sudang menang.

"Ya silakan aja kalau honorer K2 pendukung Jokowi-Ma'ruf mau bikin syukuran. Namun apa sudah yakin dengan kemenangan Jokowi. Ingat kecurangan di sana sini. Apa itu kehilapan atau disengaja," kata Koordinator Honorer K2 Kalimantan Barat Syarief Feriansyah kepada JPNN, Sabtu (27/4).

BACA JUGA: Cara Aliansi Relawan Jokowi Syukuran untuk Kekalahan Prabowo

Dia mengungkapkan keganjalan dalam input data KPU yang lebih banyak merugikan Prabowo-Sandi. Belum lagi berbagai indikasi kecurangan yang terjadi di semua provinsi.

BACA JUGA: JAMAN Gelar Syukuran Atas Kemenangan Rakyat Dalam Pemilu 2019

BACA JUGA: Pendukung Jokowi Gelar Syukuran dan Santuni Anak Yatim

"Kan aneh hampir di semua provinsi ada kecurangan. Hanya honorer bodoh yang mensyukuri kecurangan. Mungkin juga honorer tersebut sudah dapat bayaran," cetusnya.

Senada itu Ketum ProPAS (Pro Prabowo-Sandi) Honorer K2 Indonesia Bhimna mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih yakin paslon 02 yang memiliki suara terbanyak. Walaupun hasil real count KPU sudah 40-an persen dan suara Prabowo-Sandi makin tertinggal.

BACA JUGA: Jokowi – KH Ma’ruf Amin Menang, ARJ Siapkan Tasyakuran Akbar

"Kami enggak akan menyerah sebelum keputusan final. Yang mau ajak syukuran silakan saja. Bagi kami perjuangan ini belum selesai," tegasnya.

BACA JUGA: Hasil Hitung Cepat Pilpres 2019 Diragukan, Begini Respons Fadlin Guru Don

Bhimna menilai ajakan Koordinator Wilayah Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) Jawa Timur Eko Mardiono hanya basa-basi. Dia juga menantang Eko bisa membuktikan kalau Jokowi peduli honorer K2.

"Saya kok enggak percaya omonga kawan kami Eko. Kayak orang tidak tahu sejarah saja. Kalau Jokowi mau buatkan regulasi untuk honorer K2 jadi PNS sudah sejak awal dia berkuasa," tandasnya.(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Real Count KPU: Suara Masuk Sudah 42 Persen, Prabowo – Sandi Masih Tertinggal dari Jokowi – Ma’ruf


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler