HUB.ID Summit 2022 Hubungkan Startup dan Perusahaan Modal Ventura

Selasa, 06 September 2022 – 11:54 WIB
Kemenkominfo menghubungkan startup dan perusahaan modal ventura dalam ajang temu bisnis di Bali. Foto: Kemenkominfo

jpnn.com, NUSA DUA - HUB.id Summit yang digelar selama 2 hari di Bali, menjadi wadah menghubungkan 80 startup terpilih dengan para perusahaan modal ventura dan mitra bisnis.

Direktur Jenderal (Dirjen) Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Semuel Abrijani Pangerapan berharap 80 startup itu dapat menjajaki peluang kerja sama, terutama dri segi pendanaan.

BACA JUGA: Kemenkominfo: Kebocoran Itu Ada Kesalahannya Pengendali

"Kami percaya startup (di Indonesia) memiliki kemampuan dan potensi untuk menjadi tech giant (perusahaan teknologi yang besar)," kata Semuel Abrijani Pangerapan saat memberi sambutan secara virtual pada pembukaan HUB.ID Summit di BICC Nusa Dua, Bali, Senin (5/9).

Dia menyampaikan bahwa Kemenkominfo telah mengkurasi 80 startup untuk kegiatan temu bisnis tersebut. Puluhan startup itu bergerak di berbagai bidang, antara lain teknologi dan kesehatan, layanan publik, e-commerce, dan web 3.0.

BACA JUGA: Registrasi HUB.ID Accelerator 2022 Resmi Dibuka untuk Startup Digital Indonesia

Startup yang terpilih itu di antaranya Chickin, Dagangan, DOTX, Duitin, Eratani, Fishlog, Gajiku, Gorrywell, Hipajak, Jejakin, Klinik Pintar, Legalku, Mall Sampah, NOBI, Soul Parking, Teman Pasar, Verihubs, dan ZI.Care.

Sementara itu, perusahaan modal ventura dan mitra bisnis yang berpartisipasi dalam kegitan itu, antara lain East Ventures, DG Ventures, AC Ventures.

BACA JUGA: HUB.ID Summit 2022 Terbuka untuk Semua Start-up Digital

Selain itu ada BEENEXT, Finch Capital, Cyber Agent Capital, J Trust Bank, Telkom, Midtrans, OCBC NISP Ventura, Sinarmas Land, Appworks, Investible, Jabar Digital Service, Jakarta Smart City, Bio Farma, dan Mandiri Capital.

Semuel meyakini adanya kolaborasi dan investasi yang baik dapat menjadikan ekosistem startup di Indonesia menjadi lebih resilien dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Kami optimistis startup di Indonesia akan lebih matang dan siap untuk diajak berkolaborasi dan kerja sama investasi,” kata Semuel Abrijani Pangerapan. (ega/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler