Hubungan Rusia-Polandia Menegang, Harga Emas Anjlok

Kamis, 17 November 2022 – 06:34 WIB
Harga emas turun tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) menyusul serangan rudal buatan Rusia di wilayah Polandia. Foto Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Harga emas turun tipis pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena aksi ambil untung.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, menyusut USD 1 atau 0,06 persen menjadi ditutup pada USD 1.775,80 per ounce.

BACA JUGA: The Fed Diprediksi Bakal Turunkan Suku Bunga, Harga Emas Dunia Memelesat

Emas berjangka turun tipis USD 0,10 atau 0,01 persen menjadi USD 1.776,80 pada Selasa (15/11).

Dikutip dari Antara, logam kuning turun menyusul serangan rudal buatan Rusia di wilayah Polandia yang meningkatkan kekhawatiran eskalasi dipimpin NATO dalam konflik Ukraina.

BACA JUGA: Harga Emas Menguat, Cakep Banget, Bun

Namun, permintaan untuk aset-aset safe haven tradisional emas meningkat setelah rudal buatan Rusia jatuh di bagian timur Polandia dan menewaskan dua orang.

Insiden itu menandai pertama kalinya senjata Rusia menghantam wilayah NATO, dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan itu sebagai "eskalasi perang yang sangat signifikan".

Para anggota NATO mengatakan mereka sedang meninjau insiden itu, dan memperingatkan konsekuensi atas serangan itu jika memang disengaja.

Harga emas melonjak ke level tertinggi dua tahun selama hari-hari awal invasi Rusia ke Ukraina awal tahun ini. Eskalasi konflik berpotensi menaikkan harga logam kuning lagi.

Pelemahan USD juga menopang harga emas, setelah data menunjukkan inflasi produsen AS mencapai level terendah 14 bulan pada Oktober.

Data tersebut, ditambah dengan data inflasi konsumen yang lebih lemah dari perkiraan yang dirilis minggu lalu, meningkatkan ekspektasi bahwa inflasi AS telah mereda.

Di sisi lain, data ekonomi yang dirilis Rabu (16/11/2022) bervariasi. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS melonjak 1,3 persen pada Oktober setelah tidak berubah pada September.

Ekonom memperkirakan penjualan ritel meningkat 1,0 persen.

Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS turun 0,1 persen pada Oktober, dan kenaikannya pada September direvisi turun menjadi 0,1 persen.

Indeks kepercayaan bulanan National Association of Home Builders turun lima poin menjadi 33 pada November. Ini adalah rekor bulan kesebelas berturut-turut bahwa indeks telah jatuh. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
emas   harga emas   Rusia   Polandia  

Terpopuler