Humphrey Kecewa Jokowi Lancarkan Serangan Personal ke Prabowo

Senin, 18 Februari 2019 – 02:43 WIB
Suasana saat PPP kubu Humphrey Djemat melakukan jumpa pers menanggapi pelaporan PPP pimpinan Romahurmuziy di Sekretariat DPP PPP di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019). Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Hasil Muktamar Jakarta Humphrey Djemat menyayangkan sikap Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo yang menyerang secara personal terhadap Prabowo Subianto di debat kandidat, Minggu (17/2) malam.

Menurut Humprey, Jokowi telah menyerang personal Prabowo atas kepemilikan lahan ratusan hektare di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

BACA JUGA: Sanggah Prabowo di Debat, Jokowi Bercerita soal Blusukan di Kampung Nelayan

"Kami sayangkan, kan ada aturan KPU tidak boleh menyerang personal. Tadi Pak Jokowi sudah mulai menyerang personal yang ada lahan-lahan sekian besar dikuasai Pak Prabowo," kata Humprey usai debat calon presiden di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.

Meski demikian, Humprey menilai Prabowo tampil elegan dengan tidak responsif atas serangan Jokowi itu. Humprey melihat mantan Danjen Kopassus itu cukup tenang

BACA JUGA: Sukur Nababan Yakin Jokowi dan PDIP Menang Mutlak di Jawa Barat

"Tapi beliau di akhir debat menyatakan bahwa itu hanya HGU (hak guna usaha, red) saja. Kalau mau diambil juga, enggak apa-apa katanya," kata Humprey.

Humphrey justru menilai Prabowo elegan membalas serangan Jokowi itu. Prabowo sebenarnya mengingatkan Jokowi jangan sampai dominasi asing begitu benar terhadap kekayaan alam Indonesia.

BACA JUGA: Singgung Ratusan Ribu Hektare Tanah Prabowo, Jokowi: Enggak Ada Personal

"Daripada asing kan lebih baik dia yang mengelola. Masih Indonesia juga," tandas Humprey.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo membeberkan tanah milik Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam acara debat kandidat di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/2).

Pria yang akrab disapa Jokowi ini awalnya disinggung Prabowo terkait pembagian sertifikat tanah kepada rakyat. Menurut Prabowo, langkah Jokowi perlu ditanyakan karena imbasnya bisa mengurangi lahan pertanian.

Menanggapi itu, Jokowi mengaku hanya membagi-bagikan tanah kepada rakyat kecil. Saat itu pula, Jokowi menyinggung kepemilikan tanah Prabowo yang luas.

"Kalau tanah Pak Prabowo itu luas. Di Kaltim itu sebesar 220 ribu hektare. Di Aceh Tengah ada 220 ribu hektare," kata Jokowi. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PSI Bantah Tuding RMOL Terlibat Konspirasi Jatuhkan Jokowi


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler