HUT Ke-19 Tagana, Mensos Risma Cerita Pengalaman Berkesan Saat Bantu Korban Bencana

Senin, 29 Mei 2023 – 05:44 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku memiliki pengalaman berkesan bersama Tagana saat membantu para korban bencana. Foto: Humas Kemensos RI

jpnn.com, DHARMASRAYA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengaku memiliki pengalaman berkesan bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) saat membantu para korban bencana. 

Awalnya dia menjelaskan para sukarelawan Tagana itu bekerja tidak mengenal batas wilayah. 

BACA JUGA: Mensos Risma Ingin 60 Tagana yang Ikut Pelatihan Dibekali Kemampuan Analisis Bencana

Dia mencontohkan saat dirinya bersama Tagana membantu korban bencana di wilayah Padang Pariaman, Sumatra Barat.

"Tagana tidak ada batas sekat wilayah mereka bekerja. Kalau dibutuhkan mereka langsung bekerja dan sudah tau apa yang harus mereka kerjakan tanpa kita meminta," kata Risma seusai peringatan HUT Tagana Ke-19 di Dharmasraya, Sumatra Barat, Minggu (28/5).

BACA JUGA: Mensos Risma Punya Pesan Khusus untuk Relawan Tagana, Begini Kalimatnya

Risma menyebutkan para Tagana itu bekerja tanpa istirahat. Bahkan melakukan tugas hingga pukul 02.WIB pagi.

"Selain itu yang paling berat ialah menyiapkan makanan. Biasanya mereka tidak tidur malam hari, pukul 02.00 WIB pagi mereka sudah bangun untuk menyiapkan makan di pagi hari, demikian juga siang," lanjutnya. 

Risma bahkan bercerita saat kejadian gempa di Cianjur, dirinya melihat para tagana sedang sibuk memasang tenda darurat di halaman rumah sakit untuk korban bencana.

"Bahkan banyak pasien yang tidur di tempat terbuka beralaskan tanah di rumah sakit kemudian atasnya kosong. Kemudian saya pikir kalau hujan ini mereka lari bagaimana, padahal mereka masih diinfus," kenang Risma.

Eks Wali Kota Surabaya itu mengaku atas inisiatif sendiri dan dibantu beberapa anggota kepolisian mendirikan tenda darurat.

"Akhirnya saya memaksakan diri bersama staf saya, sok tahu, dirikanlah tenda dibantu oleh beberapa tenaga polisi dan yang lain. Mendirikan tenda itu sampai 3 jam tidak bisa," lanjutnya. 

Setelah itu, datang enam orang Tagana untuk membantunya.

"Dalam waktu 10 menit sudah berdiri. Jadi, itu kenangan saya. Meskipun menteri sok tahu, karena saat itu saya berpikir bagaimana kalau hujan," kata Risma.

Kenangan kedua, lanjut Risma, saar dirinya menyaksikan para Tagana bekerja hingga jam 1 malam menyiapkan makanan untuk para korban erupsi Gunung Merapi.

"Mereka pukul 01.WIB malam, mereka menyiapkan makanan, saya datang jam 00.00 WIB. Kami makan dulu, tetapi akhirnya ikut masak karena jam 6 sudah harus siap," pungkas Risma.(mcr8/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler