Ibarat Open House, Lapas Barelang Diserbu Ribuan Pengunjung

Sabtu, 18 Juli 2015 – 03:15 WIB

jpnn.com - SAGULUNG - Petugas sipir lapas kelas II A Batam di Barelang kewalahan menerima tamu kunjungan dari luar pada hari perayaan Idul Fitri  1436 H, Jumat (17/7). 

Pasalnya sejak pagi pukul 07.00 WIB ribuan warga yang merupakan kerabat dan keluarga warga binaan lapas Barelang berbondong-bondong mendatangi Lapas Barelang untuk merayakan hari raya keagamaan itu bersama warga binaan di sana.

BACA JUGA: Tabung Gas Melon Bocor, Rumah Ludes Terbakar Sebelum Salat Ied

Kedatangan ribuan tamu Lapas itu, karena pihak Lapas memberikan kesempatan kepada pembesuk untuk masuk dan bertemu dengan kerabat atau keluarga mereka yang berada di dalam lapas selama dua hari yakni pada hari hal dan H+1 Idul Fitri. 

"Iya kita open house ibaratnya. Keluarga dari luar bisa masuk kedalam lapas untuk bertemu anggota keluarganya ataupun kerabatnya yang ditahan," kata kasi binadik Lapas Barelang Luthfi Maulana, Jumat (17/7) siang.

BACA JUGA: Pergantian Musim, Wisatawan Diminta Waspadai Sengatan Ubur-Ubur

Orang luar yang merupakan tamu warga binaan Lapas Barelang, sambung Luthfi bisa masuk ke dalam lapas untuk bersalaman dan merayakan Idul Fitri. "Kalau hari biasakan mereka bertemu dibalik pembatas ruangan besuk, tapi hari ini dan besok (Sabtu, 18/7) kita perbolehkan mereka masuk dan bertemu langsung," ujar Luthfi.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginmkan, di jadwal besuk terbuka itu, pengamanan lapas dipeketat. Selain menerjunkan tiga tim dari 94 sipir lapas, pengamanan Lapas juga diperketat dengan penjagaan dari pihak kepolisian. "Aturan dan ketentuan lapas tetap berlaku. Para pembesuk tetap diperiksa sesuai aturan yang ada," tutur Luthfi.

BACA JUGA: Alamak, Harga Daging Tembus Rp150 Ribu Perkilogram

Pantauan di lapas Barelang, Jumat (17/7) kemarin, antrean panjang di pinti masuk lapas Barelang masih mengular hingga ke halaman depan Lapas. Petugas lapas terpaksa memberikan nomor antrean kepada pembesuk agar proses pemeriksaan saat masuk efektif dan tertib.

Seperti dikutip dari Batam Pos (Grup JPNN), salah satu pembesukm, Syamsudin mengaku sangat menginginkan momen tersebut. Pasalnya sudah tiga kali Lebaran pria 45 tahun itu tidak merayakan lebaran bersama Putranya yang ditahan karena kasus kriminal umum. 

"Sangat berharap bisa masuk pak, sudah tiga tahun tak rayakan (Idul Fitri) bersamanya. Saya dan adik-adik dia sengaja datang jauh-jauh dari Jawa agar bisa bertemu dan merayakan Idul Fitri dengan dia," ujar Syamsudin yang membawa dua anaknya yang lain.

Begitu juga dengan Silvia, momen perayaan Idul Fitri itu dimanfaatkan dengan baik untuk berjumpa dengan suaminya yang dipenjara di Lapas Barelang. "Sudah dua tahun nggak rayakan Lebaran dengan suami, makanya hari ini saya datang sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi agar lebih lama ngobrol dengan dia," kata Silvia.(eja/ray)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alhamdulillah, Dapat Remisi Idul Fitri, Enam Napi Lapas Batam Langsung Bebas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler