Ibu Kandung Tega Bekap Bayi yang Baru Lahir Hingga Tewas

Sabtu, 22 September 2018 – 14:21 WIB
Ilustrasi bayi. FOTO : Pixabay

jpnn.com, SURABAYA - Pembuang jasad seorang bayi di Jalan Tenggilis Mulya pada Jumat (14/9) lalu akhirnya terungkap.

Dia adalah Suci Anis, perempuan 25 tahun itu menjalani pemeriksaan di Mapolsek Tenggilis pada Rabu (19/9).

BACA JUGA: Pemulung Temukan Bayi Baru Lahir yang Dibuang Ibu Kandung

Motif pembunuhan bayi tersebut sangat klasik. Suci bertemu pria bajingan yang tak mau bertanggung jawab setelah menghamilinya.

Suci pun merahasiakan kehamilannya. Dia malu dengan keluarga sehingga tega membunuh bayinya.

BACA JUGA: Gempar, Ada Plastik Berisi Darah di Kawasan Bandara

"Saya bertemu pacar saya yang bernama Alfian saat kerja," kata perempuan yang bekerja di sebuah home industry di Rungkut Industri tersebut Alfian adalah rekan kerjanya.

Karena sama-sama single, mereka berpacaran. Seperti yang banyak terjadi sekarang ini, pacaran mereka kebablasan hingga Suci hamil.

BACA JUGA: Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pasangan Kekasih Ditangkap

Ketika tahu hamil, Suci menghubungi pacarnya. "Dia katanya mau bertanggung jawab," ucap Suci. Namun, rupanya, janji Alfian itu hanya di mulut.

Telepon tersebut adalah komunikasi mereka yang terakhir. Selanjutnya, Alfian tak bisa ditelepon. Nomor ponselnya sudah tidak aktif. Chat WhatsApp maupun SMS pun tak dibalas.

Yang membuat Suci makin stres, Alfian mendadak keluar dari tempat kerjanya tanpa kabar. Suci juga tak begitu tahu rumah Alfian yang katanya hanya di Sidoarjo itu.

Tentu saja, Suci makin stres. Praktis, selama sembilan bulan kehamilannya tersebut, Suci hanya sendirian. Dia tertipu janji manis kekasih yang mau enaknya saja.

Dengan situasi seperti itu, Suci mengurung diri. Sebisanya dia menutupi kehamilannya dari siapa pun. Terutama keluarganya.

"Malu sekali saya jika ketahuan hamil," katanya, kemudian terisak lagi. Bahkan, untuk itu, Suci pun tak pernah memeriksakan kandungannya. Baik ke bidan maupun dokter.

"Tidak berani. Jika ditanya bapaknya, saya harus jawab apa?" ungkapnya.

Puncaknya terjadi pada Kamis (13/9) sekitar pukul 23.30. Saat itu semua anggota keluarganya sudah tertidur.

Dia mengalami sakit perut yang hebat. Dia bergegas ke toilet, mengira hanya mulas karena ingin buang hajat.

Ketika di toilet, yang keluar ternyata bukan kotoran, tetapi jabang bayi. Dia mengaku shock, tetapi terus mengejan.

Dia berjuang sendirian melahirkan bayinya. Dia takut dan panik.

Jabang bayinya akhirnya lahir. Suci lalu mendekap bayinya dan bergegas mengambil gunting di atas kulkas rumahnya.

Tanpa pengetahuan medis yang cukup, dia memotong sendiri tali pusar anaknya. Saat itulah, mendadak tangis bayinya pecah.

Takut semuanya bangun, Suci nekat mendekap mulut bayinya. Bayinya terus meronta. Tetapi, Suci tetap mendekapnya karena takut ketahuan.

Hingga 15 menit kemudian, rontaan bayinya melemah, lantas berhenti. Tidak ada tangis lagi. Bayinya sudah meninggal.

Kemudian, dia mencari dua kresek berwarna merah dan hitam. Yang merah digunakan untuk membungkus langsung jasad anaknya, sedangkan yang hitam untuk pembungkus berikutnya.

Dia lalu membuang bayinya yang terbungkus kresek itu di atas kandang ayam milik Agus Rohman, tetangganya, Jumat (14/9) dini hari.

Bayi yang terbungkus tersebut kemudian ditemukan tetangganya. Kejadian itu pun membuat heboh warga sekitar.

Penelusuran untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut memang agak rumit.

"Kami sudah menelusuri ke sejumlah puskesmas dan bidan, tapi nihil," kata Kanitreskrim Polsek Tenggilis AKP Puguh Sudaryono.

Bahkan, dia dan anggotanya sampai melakukan penelurusan ke Gresik dan Banyuwangi. Lagi-lagi hasilnya nihil.

Dia kemudian kembali mengarah ke TKP penemuan dan intens berbicara dengan warga.

"Kami yakin pelakunya tak jauh dari TKP. Sebab, sepertinya tahu betul situasi kampung," jelasnya.

Polisi meminta keterangan hampir semua warga, termasuk Suci. Nah, interogasi Suci menunjukkan kejanggalan. "Ibaratnya kompor belum dinyalakan, api sudah nyala duluan. Dia muring-muring," katanya.

Polisi makin intens mencari bukti-bukti dan memeriksa Suci. Hingga akhirnya, Suci mengakui perbuatannya. Puguh mengatakan bahwa pihaknya juga akan mencari Alfian, pacar Suci yang tak bertanggung jawab, untuk dimintai keterangan.

"Kami akan memperlakukan kasus ini secara proporsional dan profesional," ujarnya. (dan/c20/ano/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasihan, Ada Bayi Terhanyut di Saluran Irigasi Anak Bab


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler