ICW Kenapa ya Tak Soroti Temuan BPK di DKI, Malah Sibuk Tuding Moeldoko?

Senin, 09 Agustus 2021 – 21:10 WIB
Ketua Umum HKTI Moeldoko. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (AMPI) Joko Aprilianto mempertanyakan integritas Indonesia Corruption Watch (ICW).

Pasalnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) baru-baru ini menemukan sejumlah pemborosan anggaran dalam hal pengadaan alat rapid tes serta masker dengan nominal sekitar Rp 7 miliar di Pemprov DKI Jakarta.

BACA JUGA: ICW Didesak Minta Maaf ke Moeldoko, Bakal Dicatat Rakyat

Namun, ICW tidak pernah sekali pun menyoroti hal tersebut.

"Pemprov DKI Jakarta telah beberapa kali membeli barang dengan kelebihan bayar sesuai temuan BPK, namun ICW hanya diam. Padahal kasus pembelian kelebihan bayar bisa menjadi potensi korupsi harga barang," ujar Joko dalam keterangannya, Senin (9/8).

BACA JUGA: Moeldoko Tak Terima Tuduhan ICW, Berikan Waktu 3 x 24 Jam

Di sisi lain, ICW malah menuding Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko berburu rente dari upaya memperkenalkan obat COVID-19, Ivermectin.

"Saya mempertanyakan suara ICW sibuk menyoroti pada kejadian yang hanya berdasarkan prasangka dan berpotensi fitnah seperti tuduhan kepada Moeldoko," ucapnya.

BACA JUGA: Apa Sebenarnya Tujuan ICW Tuding Moeldoko Berburu Rente ya?

Joko juga membandingkan temuan BPK di Pemprov DKI dengan temuan BPK di Provinsi Riau beberapa waktu lalu.

BPK ketika itu menemukan kelebihan bayar sebesar Rp 3,5 miliar pada proyek sarana dan prasarana di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) 2016 dengan anggaran Rp 21 miliar.

"Pada kasus di Pemerintah Riau, Kejaksaan Tinggi Riau menahan dua tersangka proyek itu. Kasusnya ditindaklanjuti secara pidana," pungkas Joko.(gir/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler