ICW Serukan Pecat Menkumham Yasonna, KNPI: Itu Lebay

Minggu, 26 Januari 2020 – 11:16 WIB
Yasonna Laoly. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, menilai permintaan Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengharapkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengundurkan diri terlalu berlebihan.

Menurut Haris, upaya ICW meminta Presiden Joko Widodo memecat Yasonna merupakan seruan untuk mencari panggung semata.

BACA JUGA: Jokowi ke Yasonna Laoly: Hati-hati!

"Saya rasa apa yang dilakukan oleh ICW dan kawan-kawan meminta Presiden Jokowi memecat Menkumham terlalu lebay," Kata Haris dalam keterangan yang diterima, Minggu (26/1).

Menurut Haris, Yasonna terpilih sebagai menteri dua periode merupakan bukti politikus PDIP itu telah memberikan tenaganya untuk bangsa. Karena itu, tak elok apabila Yasonna didongkel dari jabatan menteri hanya karena kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku. Menurut dia, masalah itu hanya perkara kecil.

BACA JUGA: Imlek 2020, Hyundai Tucson Bawa Penyegaran, Sebegini Harganya

"Jangan karena sosok Harun yang korupsi, terus mereka minta Menkumham mundur," tegasnya.

Terkait pernyataan Yasonna yang berbeda dengan Imigrasi terkait keberadaan Harun, Haris menilai bisa jadi Menkumham mendapat laporan yang berbeda di awal.

BACA JUGA: OSO Puji Menkumham Yasonna Laoly

"Sebagai menteri tentu mendapat laporan dari anak buah. Mungkin ini pak Menteri dapat laporan yang berbeda dari anak buah. Jadi bukan salah beliau," tegasnya.

Haris mengatakan pihaknya siap berada di belakang Menkumham untuk terus mendukung kerja-kerjanya di Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi - KH Ma'ruf Amin.

"KNPI mendukung penuh Menkumham. Kami akan lawan orang-orang yang mencoba mengganggunya," tutup Haris. (tan/jpnn)
Corona Kutukan Nyi Blorong?:


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler