IHSG Anjlok Mengikuti Pelemahan Wall Street

Jumat, 14 Januari 2022 – 11:08 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat melemah. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menurun jelang akhir pekan. 

IHSG anjlok mengikuti pelemahan indeks saham utama di Wall Street. 

BACA JUGA: IHSG Diramal Menguat, Mengekor Bursa Saham Global

IHSG dibuka melemah 4,71 poin atau 0,07 persen ke posisi 6.653,65. 

Namun, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,47 poin atau 0,15 persen ke posisi 949,12. 

BACA JUGA: Saham BBCA Cocok untuk Investasi Jangka Panjang

"Dibayangi pelemahan indeks-indeks Wall Street, IHSG diperkirakan kembali bergerak sideway dalam rentang support-resistance 6.620-6.680 pada Jumat ini," kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan dalam kajiannya di Jakarta, Jumat. 

IHSG juga dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi yang dijadwalkan dirilis akhir pekan ini. 

Pertumbuhan nilai ekspor dan impor Tiongkok diperkirakan melambat dari 22 persen (yoy) dan 31,7 persen (yoy) pada November 2021 menjadi 26,3 persen (yoy) dan 20 persen (yoy) pada Desember 2021. 

Sebelumnya, Tiongkok mencatatkan penurunan inflasi dari 2,3 persen (yoy) pada November 2021 ke 1,5 persen pada Desember 2021 dan penurunan Producer Price Index dari 12,9 persen (yoy) pada November ke 10,3 persen (yoy) pada Desember. 

Padahal, Tiongkok mencatatkan kenaikan indeks manufaktur (NBS) ke 50,3 pada Desember 2021. 

Hal itu mendukung keyakinan Gubernur The Fed Jerome Powell bahwa inflasi pada 2022 diperkirakan melandai seiring normalisasi rantai pasok global. 

Indeks-indeks Wall Street melemah pada perdagangan Kamis (13/1) kemarin. 

Nasdaq mengakhiri rebound tiga hari berturut-turut. Pelemahan itu dipicu oleh rilis data inflasi di AS yang mencapai 7 persen (yoy) pada Desember 2021 atau level tertinggi sejak 1982. 

Hal tersebut kembali mengingatkan pasar mengenai rencana pengetatan kebijakan moneter, seperti kenaikan suku bunga acuan dan pengurangan neraca keuangan yang lebih agresif oleh The Fed pada tahun ini.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 551,91 poin atau 1,94 persen ke 27.937,22, indeks Hang Seng turun 155,4 poin atau 0,64 persen ke 24.274,37, dan indeks Straits Times meningkat 16,07 atau 0,49 persen ke 3.273,37.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler