Iip Mulyono Masuk ke Kamar Adik Ipar Saat Istri Tidur, Sudah Tiga Kali

Selasa, 01 Oktober 2019 – 14:23 WIB
Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya menanyai Iip saat gelar kasusnnya di halaman Mapolres, Senin (30/9). Foto: Dian/SUMEKS.CO

jpnn.com, PRABUMULIH - Iip Mulyono, 29, memang suami bejat. Ia tega meniduri paksa adik iparnya sebut saja Bunga, 15, (bukan nama sebenarnya) hingga tiga kali.

Peristiwa itu terjadi ketika sang istri sedang terlelap tidur. Iip juga mengancam membunuh korban jika tak menuruti kemauannya.

BACA JUGA: Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Kondisi Terkini Pascabentrokan Polisi vs Demonstran

Atas perbuatannya, warga Jalan Raya Baturaja, kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih, itu kini berada dibalik jeruji besi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadiannya bermula saat korban tinggal bersama tersangka dan keluarganya pada Desember tahun lalu (2018, red).

Pelaku yang merupakan kakak ipar korban melakukan aksi bejatnya dengan cara masuk ke dalam kamar pelaku dan langsung menindihnya sambil berkata. “Jangan ngomong-ngomong, kalau gak kubunuh”.

BACA JUGA: Cerita Saksi Mata Soal Pembakar Mobil di Depan Kantor Polisi, Oh Ternyata…

Karena perbuatan pertama tak dilaporkan, pelaku lantas ketagihan dan kembali mengulangi perbuatannya selama bulan Juni 2019.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya disela pres rilis di halaman Mapolres, Senin (30/9) menyebutkan tersangka sudah 3 kali melakukan persetubuhan terhadap korban.

BACA JUGA: Lihat nih, Polsek Palmerah Dijaga Ketat Sejumlah Anggota TNI AL

“Korban menyetubuhi anak dibawah umur yang merupakan adik ipar sendiri berumur 15 tahun,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, perbuatan asusila itu dilakukan di kamar korban saat istri tersangka tertidur.

“Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 81 UU nomor 35/2014 tentang perubahan UU nomor 23/2002 tentang perlindungan anak,” ujarnya.

Sementara itu, dengan kedua tangan diborgol Iip tak menapik perbuatannya itu. “Dia cerita pak kalau dia pernah melakukannya dengan cowoknya, jadi aku ajak dia berhubungan biar tidak ku ceritakan sama keluarganya,” akunya.

Selain itu, kata dia. Ia juga sering menjanjikan uang kepada adik iparnya itu setelah berhubungan badan supaya tidak memberitahu keluarganya.

“Awal bulan Mei kami pertama kali berhubungan pak,” ujar pelaku.

Setiap kali melakukan hubungan badan, selalu dilakukan di kamar korban setiap pukul 01.00 WIB dini hari dimana istrinya sudah terlelap.

“Ketahuan pas aku buang kondom di parit pak, ketahuan bini aku. Dia penasaran terus darimana kondom itu sampai adik ipar akhirnya mengaku,” imbuhnya seraya menyebut saat ini sudah proses bercerai dengan istrinya.

BACA JUGA: Cerita Warga yang Terjebak Bentrok Polisi dengan Pedemo

Lebih lanjut, Iip mengaku sering tergiur dengan kemolekan adik iparnya itu karena kerap menggunakan baju tipis dan seksi sehingga mengundang hasrat birahinya.

“Malam-malam aku nonton tv pak, dia (korban, red) keluar kamar pakai baju seksi,” tukasnya. (chy)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler