IMF Dituding Kacaukan Harga Gula

Kamis, 05 November 2009 – 14:36 WIB
JAKARTA- Tingginya fluktuasi harga gula di dalam maupun luar negeri, menurut Ketua Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Solo Seweko bukan karena ulah pemerintah dan masyarakatMelainkan ulah International Monetary Fund (IMF).

"Bukan masyakat atau pemerintah kok yang kacaukan harga gula

BACA JUGA: Stok Gula Aman sampai Maret 2010

Tapi itu karena ulah IMF yang menggelontorkan dana besar ke produsen gula seperti India dan China sehingga mereka bisa seenaknya ngatur harga gula dunia," kritik Solo dalam RDPU denga Komisi VI DPR RI, Kamis (5/11).

Itu sebabnya, lanjut Solo, AGI selalu meminta perlindungan pemerintah agar terus mengawal petani/produsen terutama dalam liberalisasi perdagangan yang dikuasai India dan China.

Di sisi lain, dia menyatakan kegembiraannya karena penyelundupan gula berkurang
Hal ini terkait dengan adanya Keppres No 57 dan 58 Tahun 2004 tentang gula sebagai barang dalam pengawasan dan penanganan gula ilegal

BACA JUGA: Indonesia Bisa Swasembada Gula

BACA JUGA: Cukai Rokok Naik 5 Persen Lebih

Di samping kebijakan perdagangan gula antar pulau melalui pengaturan Menteri Perdagangan serta penyempurnaan Undang-undang Kepabeanan diikuti penegakan hukum yang memberikan efek jera pada pelakunya.

"AGI sendiri ikut aktif dalam pembahasan berbagai materi peraturan perundangan yang telah lahir tersebut," terangnya.(esy/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Carrefour Ngotot Tidak Bersalah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler