Implementasi Instruksi Presiden, Menpora Amali Tinjau Stadion Si Jalak Harupat

Minggu, 29 November 2020 – 13:02 WIB
Menpora Zainudin Amali meninjau Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (28/11). Foto: Humas Kemenpora.

jpnn.com, BANDUNG - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali meninjau Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (28/11).

Menurut Menpora Amali, pembenahan infrastruktur stadion menjadi langkah penting untuk mendukung kemajuan masa depan sepak bola Indonesia. 

BACA JUGA: Menpora Langsung Gelar Rapim untuk Bahas Inpres Nomor 3/2019

"Kami melihat beberapa lapangan dalam rangka implementasi Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Pesepakbolaan Nasional. Prestasi sepak bola makin bagus dan maju, maka ada hal-hal yang harus dibenahi termasuk saranaa prasarana," jelas Menpora Amali.

Saat ini, sejumlah stadion sepak bola di Jabar sedang dibenahi, sebagai salah satu upaya memajukan sepakbola Indonesia.

BACA JUGA: Menpora: Peta Jalan Sepak Bola Nasional Penting untuk Pembibitan Pemain Muda

Selain Stadion Si Jalak Harupat, ada pula Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, dan lapangan Stadion Persib,  Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, juga dibenahi.

Menpora Amali menegaskan bahwa Stadion Si Jalak Harupat merupakan satu di antara lapangan sepak bola yang menjadi prioritas untuk dibenahi.

BACA JUGA: Iwan Bule Apresiasi Dukungan Kemenpora untuk Gelar Pelatihan Manajemen Suporter Sepak Bola

"Stadion Si Jalak Harupat adalah salah satu yang menjadi prioritas dari kegiatan sepak bola kita (Indonesia) dan pada saat Asian Games (2018), Stadion Si Jalak Harupat jadi salah satu stadionya (yang digunakan)," jelasnya.

Menpora Amali mengakui antusias masyarakat di Bandung Raya terhadap sepak bola sangat luar biasa.

Bahkan, kata dia, penggemar sepak bola di Bandung Raya menjadi salah satu prioritas di Piala Dunia. 

Karena itu, lanjut Menpora Amali, peningkatan sarana dan prasarana di Stadion Si Jalak Harupat ini menjadi prioritas tersendiri.

"Antusias masyarakat Bandung sangat luar biasa terhadap sepak bola, oleh karenanya pembenahan stadion di Jawa Barat sangat penting dan prioritas," ujarnya. 

Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto mengapresiasi dukungan Menpora Amali terhadap cabang sepak bola Indonesia.

"Sepak bola harus tetap bergelora di tengah masyarakat walau kompetisi berbagai kasta di Indonesia sementara ini harus dihentikan," ungkap Iwan.

Ia juga memberikan apresiasi atas langkah Menpora Amali yang mengimplementasikan Inpres 3/2019.

Menurut Iwan, bisa dibayangkan saat sebelum adanya pandemi Covid-19, sulit untuk mengimplementasikan Inpres 3/2019 tersebut.

Namun, lanjut dia, di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini, justru ada inovasi untuk mengimplementasikannya.

"Bayangkan saja di saat belum ada pandemi, kita sulit untuk mengimplementasikan, sekarang di tengah pandemi ada inovasi ini," ungkapnya.

Nah, ujar Iwan, ini juga tidak terlepas dari tujuan jangka panjang upaya mencapai prestasi sepak bola Indonesia pada even internasional Olimpiade 2032 nanti.

Sebab, yang akan berlaga di sana nanti adalah para pemain-pemain muda sekarang ini.

"Jadi, ini juga tidak lepas dari even internasional yang ingin dicapai negeri ini pada 2032 nanti. Siapa yang bertanding di sana nanti, ya anak-anak seusia sekarang ikut fun jugling," ucap Iwan.

Bupati Bandung Dadang M. Naser menyebut kesiapan Stadion Si Jalak Harupat ini memang hampir selesai.

Namun, lanjut dia, masih ada sekitar 20 persen bagian yang perlu dibenahi di Stadion Si Jalak Harupat ini.

"Si Jalak Harupat ini kelengkapannya tinggal menambah lampu dari kapasitas dua ribu menjadi 2500 lux. Kemudian ada treatment lapangan dan sound system yang juga harus kuat, jangan sampai jelek," kata Dadang.

Dia mengakui dengan dukungan pemerintah pusat dan stakeholder lainnya, pembenahan Stadion Si Jalak Harupat ini akan selesai tepat waktu.

Dengan demikian, Stadion Si Jalak Harupat akan kembali digunakan setelah sebelumnya dipakai di ajang Asian Games 2018 lalu. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler