Inapgoc Mendambakan Kritik Masyarakat

Selasa, 03 Juli 2018 – 23:58 WIB
Ketua Pelaksana Inapgoc Raja Sapta Oktohari (kanan) dalam pertemuan dengan awak media di MPC GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7) petang. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Pelaksana panitia Asian Para Games 2018 (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari menjawab kritikan terhadap kesiapan Indonesia setelah menggelar test event pada 27 Juni sampai 3 Juli. Dia menegaskan, kritikan memang sangat dinanti oleh pihaknya.

"Kami memang butuh dikritik. Kami lihat ini sebagai masukan, menjadi koeksi kami untuk di main event atau games time nanti," katanya, dalam jumpa pers di MPC test event Asian Para Games, Senayan, Jakarta, Selasa (3/7) petang.

BACA JUGA: Oktohari Pastikan Inapgoc Terapkan Efisiensi Anggaran

Bagi Okto, semakin banyak kritikan dan koreksi untuk ajang yang bernama resmi Invitational Tournament Asian Para Games 2018 ini justru menjadi kebutuhan dari pihak panitia. Dengan begitu, akan banyak hal yang kurang selama test event, bisa diperbaiki menuju games time nanti.

Selama gelaran inik, Okto sudah mencatat beberapa masukan dan kekurangan yang harus segera dibenahi. Selain itu, dia juga bisa melihat kinerja dari setiap divisi sehingga akan ada penilaian ke depannya terhadap fungsi masing-masing orang di setiap divisi.

BACA JUGA: Inasgoc Batasi UMKM Lokal Bikin Suvenir Asian Games 2018

"Kami dapat melihat dan mendapatkan masukan untuk memperkaya kami demi membuat kegiatan APG kita lebih baik lagi. Karena itu, dari evaluasi nanti, yang bagus akan dipromosikan dan yang kurang didegradasikan. kami pastikan akan dilakukan pembenahan," tegas dia.

Salah satu hal krusial yang akan dibenahi dan dimaksimalkan saat event Asian Para Games nanti, menurut Okto adalah keberadaan lift khusus penyandang disabilitas dan juga toilet khusus untuk mereka.

BACA JUGA: 2.500 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Asian Para Games

"Kami pastikan, nanti akan ada tambahan, akan dilengkapi sesuai dengan kebutuhan di setiap venue," tuturnya.

Salah satu langkah untuk memaksimalkan penambahan fasilitas yang dirasa kurang selama test event ini adalah dengan menggunakan lima perspektif. Artinya, kebutuhan akan disesuai dengan perspektif atlet, ofisial, VVIP, penonton, dan media.

"Dengan 5 perspektif itu, maka kami akan mendapatkan masukan yang maksimal untuk melakukan peningkatan fasilitas," tandasnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua Inapgoc Yakin Neymar Cetak Gol ke Gawang Swiss


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler