Indeks Kejar Level 5.000

Rabu, 02 April 2014 – 10:02 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Mengawali perdagangan bulan April, indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat kenaikan signifikan dan bertengger kembali di level 4.800. Pada penutupan perdagangan kemarin indeks melesat 105,657 poin (2,216 persen) ke 4.873,934.

 

Setali tiga uang, indeks kelompok 45 saham unggulan (LQ45) juga meroket 24,66 poin (3,08 persen) ke 824,17.
       
Bursa saham kemarin berlangsung semarak dengan frekuensi transaksi 308.420 kali dengan volume 6,167 miliar lembar senilai Rp 8,846 triliun. Sebanyak 216 saham naik, 102 turun, dan 175 stagnan.
       
Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, bursa saham kembali bergairah oleh derasnya arus capital inflow. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap kondisi makroekonomi Indonesia terus membaik.

BACA JUGA: Ikan Tuna Donggala Tembus Pasar Amerika

"Membaiknya kinerja ekonomi langsung direspons pelaku pasar, sehingga IHSG bisa langsung melonjak," ujarnya kemarin.
       
Positifnya pergerakan IHSG mencerminkan pola uptrend masih berlanjut pada perdagangan hari ini. Dia menyebut ada potensi menembus resistance 4.903 yang sudah cukup dekat dan mudah digapai dengan dukungan volume pembelian yang meningkat.

BACA JUGA: Telkomsel Perkuat Jaringan di MNEK 2014

"Support saat ini berada pada 4.816. Penutupan perdagangan yang cukup manis di level 4.873 turut mendukung bahwa pola uptrend IHSG masih berlanjut. Tapi perlu diingat, setiap pola kenaikan akan terbentuk masa konsolidasi maupun koreksi," terangnya.
       
Analis PT Anugerah Sekurindo Indah Bertoni Rio mengatakan, kenaikan IHSG didukung spekulasi buy oleh investor asing. Selain data positif dari dalam negeri, sentimen positif berembus dari pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen yang akan memertahankan kebijakan moneter AS. Seperti suku bunga yang dipertahankan di posisi rendah.
       
"IHSG besok (hari ini) berpeluang melanjutkan penguatan pada kisaran 4.820"4.927," ungkapnya. Pada perdagangan kemarin investor asing melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 1,872 triliun. (gen/oki)

Rekom:

BACA JUGA: Pilot Merpati Tempuh Jalur hukum

ADRO      Adaro Energy                     985           985        1.005
BEST       Bekasi Fajar                      605           605           625
HRUM     Harum Energy               2.200        2.195        2.215
S MRA     Summarecon Agung    1.125        1.120        1.135

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dahlan Dalami Dugaan Manajemen Merpati Gelapkan Iuran Pensiun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler