India Terancam Jadi Neraka Dunia, Mustahil Ditinggali

Jumat, 05 Juli 2019 – 12:08 WIB
Suhu udara ekstrem di seluruh penjuru India menelan belasan korban jiwa. Foto: Reuters

jpnn.com, NEW DELHI - India sudah berada di ambang "kiamat". Penelitian terbaru dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) membeberkan fakta bahwa perubahan iklim di India memburuk secara cepat. Jika dibiarkan, hampir seluruh wilayah negara dengan populasi terbesar kedua di dunia itu mustahil untuk ditinggali.

Pemerintah India mencatat 484 gelombang panas terjadi di seluruh penjuru India tahun lalu. Jauh meroket dari jum lah gelombang panas pada 2010 yang hanya 21 kali.

BACA JUGA: Aneh, Guadalajara Dihantam Badai Salju di Musim Panas

Menurut mereka, gelombang panas bakal muncul saat suhu luar ruangan mencapai 4,5 derajat Celsius di atas temperatur normal selama dua hari.

"Dengan upaya pencegahan pun, iklim di India akan terus memburuk. Apalagi jika dibiarkan," ujar Elfatih Eltahir, professor hidrologi dan iklim di MIT, kepada CNN.

BACA JUGA: Petrokimia Gresik Genjot Ekspor Pupuk ke India dan Filipina

BACA JUGA: Hawa Panas Menggila di India, Belasan Nyawa Melayang

Laporan itu menyebut India sebagai contoh nyata perubahan iklim global. Juni ini, New Delhi mencapai rekor suhu 48 Celsius. Wilayah-wilayah barat India hampir memecahkan rekor suhu terpanas dengan 50,6 Celsius.

BACA JUGA: Gelombang Panas Menggila, Spanyol Terbakar

"Semakin banyak gas rumah kaca di bumi ini, salah satu wilayah populasi terbesar bakal terserang kiamat gelombang panas," ungkap Eun Soon, peneliti dari Hong Kong University of Science and Technology. (bil/c6/dos)

Simak Video pilihan redaksi hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gelombang Panas Menyerang, Warga Jerman Berkeliaran Tanpa Busana


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler