Indonesia dan Tiongkok Gabung Blok Perdagangan Terbesar Dunia, Amerika Makin Terkucil

Minggu, 15 November 2020 – 15:04 WIB
Seremoni penandatanganan RCEP di Hanoi, Vietnam, Minggu (15/11). Foto: Reuters

jpnn.com, HANOI - Indonesia bersama Tiongkok dan belasan negara Asia-Pasifik lainnya menyepakati pembentukan blok perdagangan terbesar di dunia.

Penandatanganan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) pada KTT ASEAN di Hanoi, merupakan pukulan lebih lanjut bagi blok Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) yang didorong oleh mantan presiden AS Barack Obama.

BACA JUGA: Mendag Sebut Neraca Perdagangan Surplus di Tengah Pandemi Covid-19

Amerika Serikat telah meninggalkan TPP di masa pemerintahan Presiden Donald Trump.

Di tengah pertanyaan tentang keterlibatan Washington di Asia, RCEP dapat memperkuat posisi Tiongkok sebagai mitra ekonomi dengan Asia Tenggara, Jepang dan Korea Selatan.

BACA JUGA: Azis Berharap Kerja Sama Indonesia - Turki di Bidang Perdagangan Terus Meningkat

Hal itu menempatkan Tiongkok dalam posisi yang lebih baik untuk membentuk aturan perdagangan kawasan.

RCEP terdiri dari 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru.

BACA JUGA: Kinerja Perdagangan September 2020 Meningkat, Menteri Agus: Sinyal Pulihnya Perekonomian Nasional

Pada tahun-tahun mendatang, RCEP bertujuan untuk menurunkan tarif secara progresif di banyak area.

"RCEP akan menyumbang 30 persen dari ekonomi global, 30 persen dari populasi global dan mencapai 2,2 miliar konsumen," kata tuan rumah KTT ASEAN 2020, Vietnam, pada Minggu (15/11). (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler