Indonesia Mampu jadi Negara Mandiri di Bidang Maritim

Rabu, 03 Mei 2017 – 22:46 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menandatangani deklarasi bersama tentang Konektivitas Laut Indonesia-Filipina dengan menggunakan Kapal RoRo Rute Bitung-Davao/General Santos. Penandatanganan ini disaksikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Foto dok Humas Kemenhub

jpnn.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, yang telah berhasil merebut kembali kejayaan maritim melalui pencapaian beberapa bulan terakhir.

Pencapaian tersebut di antaranya mendatangkan kapal besar dengan kapasitas kurang lebih 8500 TEUs, melakukan pemanduan di Selat Malaka dan mengelola RoRo dari Malaysia dan Filipina ke Indonesia.

BACA JUGA: Beri Apresiasi Dirjen Laut, Menhub: Tidak Cukup Sampai di Situ

“Pencapaian ini sekaligus menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi negara yang mandiri di bidang maritim," ujar Budi di Jakarta, Rabu (3/5).

Dengan begitu sambung Budi, ke depan pemerintah optimistis mampu mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim yang besar.

BACA JUGA: Gelar FGD, Kemenhub Bina Angkutan Penumpang Umum

"Ini juga sejalan dengan program Nawacita yakni mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia,” tutur dia.

Selain itu, Budi juga menyoroti hal-hal yang menjadi catatan penting, seperti keselamatan, integritas dan tata kelola.(chi/jpnn)

BACA JUGA: Kemenhub Sambut Pelayaran Perdana Kapal RoRo MV Super Shutle 12

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kemenhub Bakal Tingkatkan Porsi Penerbangan Internasional


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler