Indorama Investasikan USD 4,5 Miliar di Aljazair

Rabu, 20 Juli 2016 – 10:40 WIB
Indorama. Foto: Ist

jpnn.com - SURABAYA – Indorama Group semakin agresif mengepakkan sayap bisnisnya. Terbaru, Indorama Group sepakat menanamkan investasi di bidang mineral dan tambang di Aljazair.

Investasi USD 4,5 miliar tersebut dilakukan bersama Asmidal dan Manal, dua perusahaan milik pemerintah Aljazair. Ketiga investor sepakat menggarap tiga proyek yang berfokus pada pengolahan asam fosfat dan di-amonium fosfat di Souk Ahras, kota di perbatasan Aljazair dengan Tunisia.

BACA JUGA: Kinclong, Produksi Pertamina EP Lampaui Target

Indorama juga sepakat melakukan usaha patungan dengan Manal untuk mengembangkan tambang fosfat baru di provinsi Tebessa.

Proyek ketiga adalah pendirian pabrik untuk memproses gas alam dan menghasilkan amonia, teknis amonium nitrat (TAN), dan kalsium amonium nitrat (CAN). Rencananya, pabrik itu berlokasi di dekat kota pesisir Skikda.

BACA JUGA: Freeport Indonesia Bangun Smelter Rp 30 Triliun

’’Kemitraan ini memiliki tujuan strategis, yaitu konversi 5 juta ton pupuk fosfat, memproduksi 1 juta ton amonia, serta 800 ribu ton kalsium amonium nitrat,’’ ungkap Menteri Perindustrian dan Pertambangan Aljazair Abdessalam Bouchouareb dalam keterangan tertulisnya.

Proyek-proyek tersebut akan rampung pada 2019. Setelah beroperasi, fosfat melonjak dari 1 juta ton menjadi 10 juta ton per tahun. Fosfat yang dihasilkan akan menutup defisit pupuk di Aljazair.

BACA JUGA: Krakatau Steel Lepas 4,9 Miliar Saham Baru

Indorama menguasai 49 persen dalam proyek-proyek mereka. Ketiga proyek diprediksi menyerap 16 ribu lapangan kerja baru, termasuk 12 ribu orang pada tahap konstruksi pabrik dan 4 ribu saat pabrik mulai beroperasi.

CEO Indorama Group Sri Prakash Lohia menyatakan, proyek di Aljazair merupakan pengembangan keberhasilan di Senegal dan Nigeria. Proyek itu sekaligus membantu upaya diversifikasi ekonomi Aljazair yang sempat terpukul dengan anjloknya harga minyak dunia.

Dalam waktu dekat, pemerintah Aljazair juga merencanakan proyek lain di bidang petrokimia serta pengolahan dan produksi plastik dengan Indorama. Tujuannya, menutupi pertumbuhan kebutuhan pasar lokal sekaligus sebagai material pengganti barang impor. (rin/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Strategi BMW Genjot Penjualan Mobil Premium


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler