IndoSterling Aset Manajemen Diluncurkan

Rabu, 06 Maret 2019 – 12:09 WIB
lndoSterling Group memberikan solusi manajemen investasi dengan melakukan Grand Launching IndoSterling Aset Manajemen (IAM). Foto IndoSterling

jpnn.com, JAKARTA - lndoSterling Group memberikan solusi manajemen investasi dengan melakukan Grand Launching IndoSterling Aset Manajemen (IAM). 

Kehadiran perusahaan pengelola investasi ini ditandai dengan keluarnya persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada November 2018 kepada PT IndoSterling Aset Manajemen sebagai perusahaan Manajer lnvestasi.

BACA JUGA: Menanti Investasi di Kawasan Ekonomi

Founder lndoSterling Group William Henley menyatakan kehadiran IAM ini menjadi bagian penting dalam melengkapi ekosistem perekonomian, finansial, dan pasar modal di Indonesia. 

”Inilah kami, lndoSterling Aset Manajemen. Hadir dan mengajak investor menjadi bagian dari powerful ecosystem yang berkontribusi, menyentuh hidup lebih banyak orang, membawa harapan dan perubahan untuk dunia yang lebih baik,” kata William di Hotel Fairmont Senayan, Jakarta, Rabu (6/3).

BACA JUGA: Upah Buruh Indonesia Tinggi, Investor Jepang Berkurang

Presiden Direktur IAM, Njauw Djoeng San, menjelaskan produk yang ditawarkan ada dua jenis instrumen investasi. Keduanya adalah investasi Reksa Dana lndoSterIing Pasar Uang dan Reksa Dana IndoSterling Ekuitas Likuid Plus. 

"Return investasi ini diharapkan bisa lebih tinggi dari bunga deposito maupun kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan,” katanya.

BACA JUGA: OSO: Rusia Tertarik Bangun Infrastruktur Kereta Api di Kalimantan

Djoeng San menargetkan untuk tiga tahun ke depan pihaknya mampu meraup dana kelolaan investasi mencapai Rp 3 triliun. Target investor yang diincarnya adalah beragam jenis nasabah, baik institusi maupun individual.

“Tentunya mereka yang membutuhkan keamanan investasi sekarigus merespons kebutuhan nasabah untuk mencapai tujuan keuangan mereka," ujarnya.

Djoeng San menambahkan, lndoSterling Aset Manajemen yang hadir dengan mengusung tagline ”Creating Value Beyond” ini tak semata-mata menawarkan produk yang mengejar keuntungan material saja. 

Para investor akan mendapatkan kesempatan berkontribusi pada lingkungan sosial dengan hadirnya Philanthropy Management yang menjadi wujud dari program Corporate Social Responsibility (CSR) IAM.

Untuk tahun pertama keberadaan IAM program CSR akan dijalankan dengan mengalokasikan 50 persen biaya pengelolaan  dari produk Reksa Dana IndoSterling Pasar Uang. 

Dana ini akan dialokasikan kepada tiga yayasan berbadan hukum. Ketiganya adalah Yayasan Pita Kuning, Yayasan Vertical Rescue Indonesia dan Rumah
Faye.

“IAM memilih tiga beneficiaries dengan Sustainable Development Goals yang berbeda-beda. Tujuannya agar dana donasi itu bermanfaat lebih luas pada komunitas,” jelas Djoeng San.

“Kepedulian semacam inilah yang diperlukan sekarang untuk merespons berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang terjadi di negeri ini," imbuh Komisaris IndoSterling Aset Manajemen, Bowo W. Suhardjo.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Promosikan Batam di Singapura, Wali Kota: Tidak Ada Dualisme Pemerintahan


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler