Industri Besar Melempem, UMKM Berjaya

Rabu, 10 Agustus 2016 – 09:29 WIB
Ilustrasi. Foto: Radar Sukabumi

jpnn.com - BALIKPAPAN- Pertumbuhan kinerja sektor perindustrian di kelas mikro dan kecil tetap terjaga. Pada triwulan kedua lalu, nilai produksi dari segmen ini melaju di level dua digit.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim melaporkan, produksi industri menengah dan kecil (IMK) di daerah ini pada triwulan kedua lalu tumbuh 10,30 dari sebelumnya. Sedangkan dibandingkan triwulan yang sama pada tahun lalu (year on year), laju pertumbuhannya mencapai 26,09 persen.

BACA JUGA: Investor Tiongkok Incar Sejumlah Proyek di Banten

“Triwulan kedua 2016, kinerja industri mikro dan kecil sangat baik. Produksi di beberapa sektor usaha tumbuh signifikan,” ucap Kepala BPS Kaltim M Habibullah seperti dilansir Kaltim Post, Selasa (9/8).

Secara tahunan atau year on year, pertumbuhan paling tinggi dicatatkan industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki yang naik 59,64 persen dari triwulan yang sama pada tahun lalu.

BACA JUGA: Tambang Lesu, Kredit Otomotif Semakin Tergerus

Sektor lain yang tumbuh signifikan adalah industri makanan, sebesar 41,61 persen.

“Ada beberapa sektor juga yang tumbuh negatif pada triwulan kedua tahun ini. Di antaranya industri minuman yang turun 12,51 persen, industri kayu, barang dari kayu dan gabus selain furnitur sebesar 3,95, industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional menurun sebesar minus 4,94 persen, serta industri karet yang melorot signifikan 21,34 persen,” bebernya.

BACA JUGA: Pemerintah Kembangkan Kawasan Industri Kendal

Tercatat, dari 14 sektor industri kelas mikro dan kecil pada triwulan kedua tahun ini, ada delapan bidang usaha yang tumbuh positif dibanding sebelumnya. Sementara enam lainnya dilaporkan menurun.

Sebagai informasi, industri mikro dan kecil adalah klasifikasi usaha pengolahan yang memiliki jumlah tenaga 19 orang atau kurang. Jika lebih dari itu, maka industri sudah masuk kategori menengah.

Sementara itu, meski lebih lambat, pertumbuhan positif juga dicatatkan kelompok industri besar dan sedang. Masih tergabung dengan Kaltara, kinerja industri besar dan sedang di Kaltim pada triwulan kedua lalu tumbuh 4,38 persen.

“Angka ini menunjukkan bahwa pertumbuhan produksi industri besar dan sedang melambat. Pada triwulan pertama 2016, pertumbuhan industri besar dan sedang masih mampu mencapai 5,14 persen secara year on year,” ulasnya. (man/lhl/k15/jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ini Strategi Bulog Maksimalkan Serapan Gabah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler