Info Terbaru Kasus Sekuriti Hotel Pukul Dokter Ranisa Larasati Pakai Kunci Inggris

Selasa, 22 Desember 2020 – 12:10 WIB
Ilustrasi - penganiayaan. (ANTARA/HO)

jpnn.com, JAKARTA BARAT - Jajaran Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki kasus dugaan pemukulan oleh sekuriti Hotel Bamboo Inn terhadap dokter Ranisa Larasati (RL), di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu (20/12) pagi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengatakan pelakunya masih diburu.

BACA JUGA: Parah, Sekuriti Hotel Pukul Dokter Ranisa Larasati Pakai Kunci Inggris

"Pelaku masih kami buru," ujar Kompol Teuku Arsya, Selasa (22/12).

Namun demikian, pihaknya belum menjelaskan lebih jauh tentang sekuriti tersebut.

BACA JUGA: Jelang Reshuffle Kabinet, Ferdinand Berani Menyebut Beberapa Nama

Diketahui, kejadian ini bermula saat RL datang ke hotel tersebut untuk mengikuti kegiatan sertifikasi dokter jantung.

Saat tiba di hotel, korban diarahkan oleh sekuriti yang diduga pelaku pemukulan untuk melakukan rapid test Covid-19 sebelum masuk ke dalam hotel.

BACA JUGA: Komjen Listyo Ungkap Perkembangan Terbaru Kasus Habib Rizieq Shihab

"Pelaku meminta korban untuk uji rapid test dahulu dan dibawa ke rooftop atas hotel," kata Arsya.

Namun, setibanya di rooftop hotel, korban langsung dianiaya pelaku dengan dipukul kepalanya menggunakan kunci Inggris.

Korban pun kabur menyelamatkan diri dengan berlari ke basement hotel.

"Pelaku memukul kepala korban dengan kunci Inggris, dan selanjutnya korban berlari ke basement dan kemudian bertemu dengan saksi satu dan dua (tamu hotel)," jelasnya.

Akibat penganiayaan itu, korban RL mengalami luka pada bagian kepala dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk jalani perawatan.

Belum diketahui motif pelaku menganiaya dokter Ranisa Larasati karena sekuriti tersebut masih dalam pengejaran oleh polisi.

Sebab, saat polisi tiba di hotel tersebut pelakunya sudah melarikan diri.(mcr1/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler