jpnn.com - Satpol PP gagal menjaring Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Diduga rencana kegiatan yang dilakukan sudah diketahui terlebih dulu.
BACA JUGA: Mbak Intan Harapkan Lokalisasi di Pantura Dipertahankan
Tadinya, Satpol PP berencana razia di kawasan warung remang-remang, Jalan Jeruk, Kecamatan Siman untuk membongkar praktik prostitusi.
Khususnya menangkap para PSK yang diinformasikan kerap mangkal di lokasi tersebut.
BACA JUGA: Oh Evelyn, Rela Dijamah demi Uang Kuliah
Menurut Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kabupaten Ponorogo, Sumartuji, lokasi praktik prostitusi ini diindikasikan merupakan pindahan dari penghuni lokalisasi Kedung Banteng.
"Oleh karena itu kami mengerahkan anggota untuk merazia lokasi ini. Sehingga aksi prostitusi bisa dihentikan," kata Sumartuji.
BACA JUGA: Lapor Pak Bupati! Lokalisasi Terbesar Itu Masih Ramai
Namun, personel Satpol PP malah pulang dengan tangan hampa. Petugas hanya menangkap satu PSK dan pemilik warung saja.
Sumartuji membantah soal dugaan informasi razia yang bocor. Dia mengatakan, pemantauan terus dilakukan.
Dia memastikan kegiatan razia ini tidak hanya sampai disini.
"Kami akan terus memantau lokasi ini. Begitu ada bukti kami langsung bertindak," ucapnya. (win/pul/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Siapkan Penutupan Empat Lokalisasi Tahun Ini
Redaktur & Reporter : Natalia