'Ngunduh Mantu' Putri Jokowi

Ingat! Kirab Budaya Pesta Bobby-Kahiyang Digelar Minggu

Kamis, 23 November 2017 – 19:32 WIB
Petugas membawa kereta kencana untuk pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar Di Jalan Ringroad Medan, Rabu (22/11). SUTAN SIREGAR/SUMUT POS

jpnn.com, MEDAN - Puncak kemeriahan resepsi pernikahan pasangan Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar di Medan bakal digelar Minggu (26/11) ini.

Selain acara resepsi umum, juga bakal digelar Kirab Bidaya dengan start dari gedung Medan International Convention Center (MICC) dan berakhir di Komplek Setia Budi Indah BHR (Bukit Hijau Regency).

BACA JUGA: Please, Pengendara Tolong Hindari Jalan Ringroad

Kirab Budaya yang menjadi rangkaian puncak resepsi pernikahan Bobby-Kahiyang ini bakal berdampak pada arus lalulintas di jalan lingkar luar (Ringroad).

Namun, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Cucu Somantri menegaskan, ringroad tidak ditutup.

BACA JUGA: Relawan Bakal Kembali Meriahkan Pesta Putri Jokowi

Meski bergitu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut mengimbau agar masyarakat tidak melalui jalan tersebut saat kirab budaya digelar.

Pasalnya, akan terjadi kepadatan arus lalu lintas yang disebabkan arak-arakan yang diperkirakan sepanjang 800 meter ini.

BACA JUGA: Kahiyang Sah Bermarga Siregar, Ini Pesan Khusus dari Darmin

“Ditlantas Polda Sumut telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas pada acara kirab budaya yang dilaksanakan 26 November. Nantinya, akan ada pengalihan arus lalu lintas di Jalan Ringroad,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso kepada wartawan, Rabu (22/11).

Heru menuturkan, pengalihan arus lalu lintas bertujuan menghindari kemacatan arus lalu lintas khususnya di ringroad. “Pengalihan arus kendaraan yang datang dari Jalan Gatot Subroto diarahkan ke Jalan Merak, Jalan Sunggal hingga memasuki Jalan Setia Budi,” sebut Heru.

Tak hanya itu, rekayasa lalu lintas juga diberlakukan di kawasan Perumahan Bukit Hijau Regency. “Pada puncak acara ngunduh mantu Bobby dan Kahiyang pada Minggu (26/11), khusus arus lalin di Komplek Setia Budi Indah yang biasa digunakan dua arah, demi kelancaran arus lalu lintas dijadikan satu arah,” tuturnya.

Heru menambahkan, guna mengantisipasi adanya hal-hal yang dapat mengganggu jalannya acara ngunduh mantu, Ditlantas Polda Sumut telah menyiagakan personel lantas baik dari Satlantas Polrestabes Medan maupun polsek jajaran di sepanjang Jalan Ringroad.

“Semua persiapan jelang hari H resepsi ngunduh mantu telah rampung. Berbagai rencana antisipasi telah dikoordinasikan. Semoga acara dapat berjalan aman dan lancar,” pungkas Heru.

Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen Cucu Somantri mengimbau masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Pasalnya, tidak ada rekayasa lalu lintas dalam operasi pengamanan VVIP kunjungan Presiden, Joko Widodo beserta Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan rombongan di Medan.

Begitu juga dengan penutupan jalan, Jenderal TNI dengan pangkat 2 bintang di pundaknya itu menegaskan, tidak akan dilakukan.

“Pesan dari beliau (Presiden Joko Widodo, Red), aktivitas masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana biasa. Maka dari kemarin, Pak Kapolda bahkan Kakorlantas sampai datang dari Jakarta, sudah melakukan kegiatan dalam rangka pengamanan klancaran lalu lintas.

“Tidak ada penutupan, tidak buka tutup. Tetap berjalan sebagaimana biasa, hanya saat rangkaian lewat, ada sedikit kelambatan kendaraan di sana. Saat lewat di lampu merah ditutup kalau tidak nanti tabrakan,” ungkap Mayjen Cucu Somantri usai memimpin apel gelar pasukan di Lapangan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto KM 7,5 Medan, Rabu (22/11).

Lebih lanjut, Pangdam menyebut kalau sampai saat ini situasi cukup kondusif. Dikatakannya, pihaknya telah bekerjasama dengan Polri, BIN dan sebagainya. Untuk konsep pengamanan dibagi tiga ring. Untuk ring 1 di bawah kendali Paspampres, ring 2 TNI dan ring 3 Polri.

Menurutnya, ada 6.350 personel gabungan yang dikerahkan dalam pengamanan yang bersifat terintegrasi itu. Termasuk sniper, diakui Pangdam ditempatkan di titik tertentu yang dianggap harus diduduki. Namun, untuk jumlah personel tidak dapat disampaikannya.

“Personel pengamanan VVIP akan ditempatkan di lokasi yang menjadi sasaran kunjungan serta sepanjang rute yang akan dilalui, rute cadangan dan rute pengganti.

“Pada pelaksanaan pengamanan, agar lebih diitingkatkan kordinasi dan kerjasama, baik langsung atau tidak langsung serta selalu mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan maupun usaha-usaha dari pihak tertentu yang ingin mengganggu kelancaran, ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan kunjungan Presiden dan rombongan,” ungkapnya saat memberi arahan dalam Apel Gelar Pasukan.

Apel gelar pasukan ini menurut Cucu Somantri, untuk memeriksa kesiapan tiap-tiap satuan pengamanan secara keseluruhan, baik personel, materil maupun sarana pendukung lainnya. Disebutnya, dirinya selaku Pangkoops Pengamanan VVIP harus dapat meyakini bahwa tiap-tiap Satgas sudah memiliki kesiapan operasional yang mampu mencegah dan menangkal berbagai kerawanan dan kontijensi yang diprediksi dapat terjadi.

Dikatakannya lagi, apel gelar pasukan ini juga menggambarkan totalitas kesiapan pengamanan Mulai dari H-1 sampai selesai kunjungan Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan. “Saya tekankan, pengamanan VVIP ini harus berjalan dengan sukses, berhasil dan tidak boleh gagal,” katanya.

Ditegaskan Pangdam, setiap Satgas dan Sub Satgas dituntut mampu melaksanakan tugas dengan maksimal serta mampu dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di lapangan. Atensi untuk dijadikan pedoman dalam pengamanan VVIP, masing- masing personel harus tahu tugas sesuai tanggung jawabnya, pedomani prosedur dalam penanganan tindakan di lapangan dan segera laporkan pada kesempatan pertama secara hirarki.

“Check and richeck sampai detik terakhir, sebelum, selama dan sesudah Presiden dan romobongan menuju objek yang dituju. Adakan koordinasi di lapangan agar permasalahan yang timbul dapat segera diatasi sedini mungkin. Dalam operasi pengamanan VVIP ini diharapkan tidak menggangu kelancaran aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan raya,” tandas Pangdam. (ain/dvs/gus/adz)



BACA ARTIKEL LAINNYA... Kahiyang: Semoga Saya Bisa Mengamalkan Pesan Para Raja-Raja


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler