Ini Alasan Jokowi Naik Motor di Jalur Trans Papua

Rabu, 10 Mei 2017 – 22:58 WIB
Presiden Jokowi. Foto dok JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakhiri kunjungan kerja Lintas Nusantara-nya dengan menjajal jalur pembangunan Trans Papua, di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (10/5).

Jalur yang dilewatinya menunggangi motor trail berpelat nomor RI 1 adalah ruas Wamena-Mamugu 1. Turut bersama Jokowi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono.

BACA JUGA: Suit...Suit.. Bukan Rangga dan Cinta, Ini Jokowi dan Iriana!

Dengan gagahnya, Jokowi menyusuri jalur Trans Papua sepanjang lebih kurang 7 kilometer. Itu dilakukan mantan wali kota Surakarta agar merasakan kesulitan selama proses pembangunan.

"Kalau naik trail kelihatan jelas kesulitannya," ujar Jokowi saat memberikan penjelasan kepada wartawan usai peninjauan.

BACA JUGA: Top, Presiden Jokowi Memang Serius Memajukan Papua

Diakuinya, Papua dengan medan yang begitu sulit memang menjadi hambatan sekaligus tantangan tersendiri dalam membangun infrastruktur di di wilayah paling Timur Indonesia itu. Karena itu, percepatan pembangunan jalan Trans Papua juga bekerja sama dengan TNI pada awalnya.

"Ini awalnya dikerjakan oleh TNI dulu. Setelah terbuka, baru Kementerian PU masuk untuk aspal, mengikuti apa yang telah dikerjakan oleh TNI. Saya kira kalau duet ini dilakukan terus ini akan mempercepat," ujar dia.

BACA JUGA: Jokowi: PLBN Skouw Harus Mampu Tingkatkan Perekonomian Jayapura

Keterlibatan TNI ini memang dirasa sangat diperlukan. Dengan medan yang berada pada ketinggian sekira 3.200 meter di atas permukaan laut menjadikan peranan mereka sangat krusial.

"Pembukaan lahan dulu oleh TNI untuk membentuk badan-badan jalan. Supaya masyarakat di seluruh Tanah Air tahu betapa sangat sulitnya membangun jalan di Papua karena tanahnya bergunung-gunung yang sangat tinggi," tutur mantan gubernur DKI itu.

Ruas jalan yang disusuri oleh Presiden Jokowi beserta rombongan bagian dari sekitar 4.300 kilometer Trans Papua yang sedang dalam proses pembangunan. Sepanjang 3.800 km sudah berhasil dibuka oleh TNI dan diharapkan pada tahun 2019, seluruh ruas jalan sudah terbuka dan dapat dilalui.

"Ini tadi kita berjalan di ruas dari Wamena menuju ke Kenyam sepanjang 287 kilometer. Memang yang teraspal baru 37 kilometer, tetapi ini akan terus dikerjakan," pungkasnya.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi Akan Resmikan PLBN Skouw dan Pembangkit Listrik di Jayapura


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler