Ini Alasan Lahm sebut Dua Klub Ini Bukan Tim Besar

Rabu, 24 Februari 2016 – 00:30 WIB
Philipp Lahm. Foto: AFP

jpnn.com - KAPTEN Bayern Muenchen Philipp Lahm membeberkan alasannya menyebut Manchester City dan Paris Saint Germany (PSG) belum pantas disebut sebagai tim besar. 

Alasannya, pertama, dua klub tersebut tidak dibangun dari kerja keras para pemain besar yang bisa disebut sebagai simbol klub. Alasan berikutnya, tim besar itu bukanlah dibangun dengan uang.

BACA JUGA: Kapten Muenchen Sebut City dan PSG Bukan Tim Besar

Atas pemikiran itu, Lahm menilai PSG dan Manchester City belum pantas disebut sebagai tim besar. ”Tim hebat tak dibangun dari uang, seperti yang dilakukan PSG dan Manchester City. AC Milan tak akan menjadi tim hebat tanpa Paolo Maldini atau Franco Baresi,” ungkap Lahm.

Pemain 32 tahun ini melanjutkan, ”saat saya bermain untuk Stuttgart, saya menghadapi Manchester United dan Chelsea. Dengan United saya langsung berpikir tentang duel dengan Ryan Giggs dan Paul Scholes. Dengan Chelsea saya memikirkan John Terry. Mereka adalah simbol klub dan kesuksesan yang diraih klub bersama mereka.” 

BACA JUGA: Bukan Allegri, Inilah Pelatih yang Akan Tukangi Chelsea

”Saya yakin semua tim besar memiliki simbol. Tim besar membutuhkan pemain inti yang juga berakar dari klub, yang tumbuh bersama klub, yang menjadi budaya klub, mewakili klub baik di lapangan atau di luar lapangan,” jelas Lahm.(ish/ray/jpnn) 

BACA JUGA: 6 Fakta Kehidupan Anak Angkat Ronaldo Asal Aceh di Portugal (3/habis)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Penyerang Tajam Ini Tak Menyesal Pernah Tolak Arsenal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler