jpnn.com - jpnn.com - Budi Sapari (36) mengalami ketergatungan terhadap narkoba yang sangat parah.
Dalam sehari, warga Jalan PM Noor, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara itu bisa tiga kali menggunakan sabu-sabu.
BACA JUGA: Kekasih Gantian Isap di Gedung, Ada Suara Berisik
Namun, Budi harus menanggung risiko. Dia diciduk personel Polresta Samarinda, Selasa (31/1).
Dia diringkus di sebuah warung makan, Jalan Elang, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang.
BACA JUGA: HIPMI Temui Pak Buwas untuk Kerja Sama Antinarkoba
Polisi menduga Budi hendak mengantar narkoba pesanan di warung itu.
Sebab, dari penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu-sabu siap edar di saku celana Budi.
BACA JUGA: Vapor Diduda Bernarkoba, BNNK Siapkan Razia
Saat diperiksa di Mapolresta Samarinda, Budi mengaku membawa serbuk itu atas suruhan seseorang.
Namun, polisi berhasil mementahkan klaim itu. Beberapa kali polisi membuktikan dengan berpura-pura menjadi pelanggannya.
“Silakan mengaku dengan cara itu, kami pegang bukti yang jelas,” ujar Kanit Sidik Satresnarkoba Polresta Samarinda Ipda Edi Susanto.
Edi menambahkan, Budi sudah masuk dalam incaran petugas.
“Kaki-tangan dia masih kami telusuri lagi,” ujar Edi.
Di sisi lain, Budi mengaku menggunakan barang haram itu agar semangat kerjanya membara.
“Sehari bisa sampai tiga kali, kalau ada barangnya,” ujar Budi. (dra/ndy/k9)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Edan! Kok Bisa Tahanan Pesta Sabu-sabu di Sel Polres
Redaktur & Reporter : Ragil