Ini Penjelasan Mabes TNI terhadap Insiden Heli Jatuh di Poso

Bantah Heli yang Jatuh Dampak Serangan Kelompok Santoso

Minggu, 20 Maret 2016 – 22:26 WIB
ILUSTRASI. FOTO: Pixabay.com

jpnn.com - JAKARTA – Insiden nahas kembali menimpa pasukan TNI. Helikopter jenis Bell 412 EP dengan nomor HA 5171 jatuh di Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3) sore.

Diketahui, Poso merupakan daerah tempat kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) jaringan Santoso bernaung. 

BACA JUGA: KABAR GEMBIRA: PNS Baru Bisa Duduki Jabatan Eselon III

Menanggapi itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal TNI Tatang Sulaiman membantah bahwa helikopternya yang jatuh di daerah tersebut bukan akibat serangan teroris.

“Saat ini diduga heli yang jatuh karena faktor cuaca,” kata Tatang saat konferensi pers terkait insiden heli jatuh di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

BACA JUGA: Innalillahi... Helikopter Jatuh, Mabes TNI Pastikan Danrem Tadulako Gugur

Menurut dia, saat itu cuaca memang tidak bersahabat.

Tatang melanjutkan bahwa terdapat 13 penumpang berada dalam heli tersebut. Dia memastikan 12 prajurit tewas dalam insiden itu. Sementara satu lagi, berhasil selamat.

BACA JUGA: Heli TNI Jatuh di Poso, Danrem Dikabarkan Gugur

Dia menerangkan, meski diduga karena faktor cuaca, pihaknya sudah menggodok satu tim guna melakukan investigasi akibat jatuhnya heli tersebut.

“Kita masih lakukan investigasi. Untuk saat ini kami menduga karena faktor cuaca," pungkasnya.(Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Heli TNI Jatuh Dalam Operasi Bantu Polri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler