Ini Penyebab Pertumbuhan Telkom Capai Double Digit di Kuartal I

Minggu, 03 Mei 2015 – 11:02 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) di awal tahun ini mencatat kinerja baik. Kuartal I 2015, Telkom membukukan pendapatan sebesar Rp 23,61 triliun dengan pertumbuhan double digit sebesar 11,13 persen dibanding periode yang sama tahun 2014, yaitu sebesar Rp 21,25 triliun.

Telkom juga membukukan laba bersih Rp 3,81 triliun atau tumbuh 6,4 persen dari tahun lalu dan EBITDA Rp 12,36 triliun dengan pertumbuhan sebesar 13,9 pesen.

BACA JUGA: Kolaps, Tiga Perusahaan Lakukan PHK Masal

Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga mengatakan, pendapatan perseroan di kuartal I tahun 2015, didominasi oleh beberapa sektor. Diantaranya pendapatan data, internet dan IT service yang tumbuh sebesar 27,6 persen menjadi Rp 7,06 triliun.

"Pertumbuhan pendapatan data, internet dan IT service tidak lepas dari meningkatnya mobile digital business yang mampu tumbuh sebesar 37,4 persen. Untuk bisnis cellular voice dan SMS masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,6 persen dan 5,2 persen," ujar Alex dalam siaran persnya, Minggu (3/4).

BACA JUGA: Pembiayaan 600 Ribu Rumah, BTN Gandeng 3 Ribu Pengembang

Sementara, total biaya yang dikeluarkan Telkom selama kuartal I mengalami peningkatan 12,8 persen, dari Rp 14,33 triliun menjadi Rp 16,16 triliun. Biaya operation and maintenance juga mengalami peningkatan sebesar 20,2 persen menjadi Rp 6,23 triliun. Selain itu, biaya depresiasi juga mengalami peningkatan sebesar 29,1 persen menjadi Rp 5,09 triliun.

"Peningkatan tersebut sejalan dengan perusahaan yang tengah gencar membangun infrastruktur jaringan untuk mendukung performansi mobile business," ungkapnya.

BACA JUGA: Pasar Lemari Es Diprediksi Tumbuh 15 Persen

Untuk kuartal I tahun 2015, Telkom menggunakan Rp 4,3 triliun dari Capital Expenditure (Capex) dengan alokasi sebesar Rp 2,8 triliun untuk Telkomsel dan sisanya untuk Telkom dan entitas anak lainnya. Sebagian besar Capex Telkom tersebut kata Alex bakal digunakan untuk pembangunan akses dan jaringan infrastruktur telekomunikasi guna mendukung layanan broadband.

Saat ini, Telkom tengah gencar membangun infrastruktur fiber optic di Kawasan Timur Indonesia yang dikenal dengan nama Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS), yang akan diresmikan pada awal Mei 2015.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Indonesia-Jepang Sepakati Mengurangi Emisi Karbon


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler