Ini Tips Libur Lebaran Ramah Anak Ala Ketua KPAI

Rabu, 28 Juni 2017 – 15:14 WIB
Suasana warga saat liburan di Jembatan Barelang, Batam, Kepri. Foto: batampos/jpg

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam Sholeh memberikan tips libur Lebaran bersama keluarga, baik di tempat bertamu maupun di tempat liburan, yang ramah anak dan bisa perkuat tali persaudaraan.

Niam mengatakan, anak harus diajarkan silaturahmi dengan keluarga dan para kerabat untuk membangun keakraban dan rasa persaudaraan.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Ada 107 Kasus Kejahatan

"Semangat persaudaraan yang dipupuk sejak masa kanak-kanak akan melahirkan solidaritas, empati, dan persaudaraan kemanusiaan," kata Niam dalam keterangan tertulis, Rabu (28/6).

Kemudian, Niam menambahkan, anak harus diajari etika bertamu dan berteman.

BACA JUGA: Libur Lebaran, Rumah Sakit Penuh Pasien Kronis

Selain itu, anak juga perlu belajar menghormati yang lebih tua serta menyayangi yang lebih muda.

Pada saat liburan, baik di tempat bertamu maupun di tempat liburan, perlu diperhatikan menu makanan jajanan bagi anak.

BACA JUGA: Pengunjung Membeludak, Jalan di Kawasan Pantai Cemara Tuban Macet

"Jaga dari makanan dan minuman yang tidak sehat. Pastikan makanan yang dikonsumsi terjamin kehalalannya," tutur Niam.

Dia menyatakan, ketika hendak rekreasi, pilih tempat berlibur yang aman, nyaman, dan edukatif bagi anak.

Orang tua mesti menjaga agar anak tidak sampai terpisah.

"Jangan biarkan anak rekreasi ke tempat yang membahayakan anak, cegah paparan kekerasan, eksploitasi, dan pornografi," ucap Niam.

Dia menyatakan, anak-anak harus tetap menjalankan ibadah ketika libur Lebaran. Anak-anak, sambung Niam, harus tetap belajar.

"Di tempat rekreasi ada edukasi. Usai liburan, anak-anak akan kembali masuk sekolah," ujarnya.

Niam mengatakan, anak-anak perlu diajarkan etika menggunakan media sosial. Ketika bertamu, anak-anak harus dijauhkan dari penggunaan ponsel.

"Beri bekal cara penggunaannya secara baik. Jangan upload atau download gambar yang tidak patut. Dan, pastikan tidak ada bullying serta ujaran kebencian," ungkap Niam. (gil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Idulfitri, WNI Banyak ke Singapura, Malaysia, dan Hongkong


Redaktur & Reporter : Gilang Sonar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler