jpnn.com - JAKARTA - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Suprasetyo mengungkap penyebab aspal landasan pacu atau runway di Bandara Juanda yang sering terkelupas. Menurutnya runway rusak karena sudah berusia tua.
"Runway Bandara Juanda itu dibangun sudah sejak tahun 1950-an. Itu dibangun oleh designer dari Prancis," ujar Suprasetyo di Gedung Kemenetrian Perhubungan, Senin (9/3).
BACA JUGA: Bruuuk...Hanggar Bandara Sultan Hasanuddin Ambruk, 5 Tewas
Menurut Suprasetyo, mahalnya biaya pembangunan seluruh runway yang memiliki panjang sekitar 3.000 meter itu, membuat Angkasa Pura (AP) I hanya bisa melakukan pemeliharaan runway.
Pemeliharaan runway tersebut biasanya dilakukan AP I setiap hari mulai pukul 22.00 WIB. "Karena di sana jam 10 malam sudah close, hingga buka lagi pukul 5 pagi. Jadi dijam-jam itu mereka lakukan pemeliharaan, tapi kan sekarang sudah normal," jelasnya.
BACA JUGA: Tangkapan Ikan Membaik, Nelayan Natuna: Terimakasih Menteri Susi
Menanggapi keterlambatan beberapa penerbangan di Bandara Juanda pada Jumat (6/3) lalu, pihaknya mewakili Kementerian Perhubungan meminta maaf kepada para penumpang yang merasa dirugikan. (chi/jpnn)
BACA JUGA: Runway Bandara Juanda Rusak, Kemenhub Cuek
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sudah Kerja 6 Tahun, ABG Cantik Ini tak Pernah Digaji
Redaktur : Tim Redaksi