Inilah Maket Rusunami 24 Lantai di Cengkareng, Keren!

Rabu, 29 April 2015 – 18:15 WIB
Maket Rusunami cluster A8 Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Foto: Andrian Gilang/JPNN

jpnn.com - JAKARTA -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan Perumnas melakukan Ground Breaking pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) cluster A8 Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Rusunami ini dibangun di atas lahan milik Perumnas dengan luas 4,97 hektar.

Nantinya, di lahan itu akan dibangun lima blok rusunami ‎dengan total 18 tower. Setiap towernya terdiri dari 24 lantai.

BACA JUGA: BUMN Kerjakan Proyek Infrastruktur Rp 300 triliun

Direktur Utama Perumnas Himawan Arief Sugoto mengatakan, proyek itu adalah komitmen mereka untuk mendukung program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Komitmen kami dalam mendukung program sejuta rumah maka kami mengubah misi kami dari pembangunan apartemen komersial menjadi rumah susun sederhana milik. Dan ini adalah suatu program komitmen kami," kata Himawan dalam acara Ground Breaking Pembangunan Rusun Cengkareng, Jakarta, Rabu (29/4).

BACA JUGA: BSM Berpeluang jadi Induk Holding Perbankan Syariah BUMN

Himawan menjelaskan, pembangunan Rusunami Cluster A8 Cengkareng sudah direncanakan cukup lama. Di mana, pada lahan seluas 4,97 hektar itu akan dibangun 5.453 hunian beserta fasilitas pendukung lainnya.

"Bersamaan pada acara pencanangan sejuta rumah, perumnas juga melakukan pembangunan secara bersamaan di enam wilayah yang tersebar di seluruh Indonesia, baik pembangunan rumah susun maupun pembangunan rumah sederhana tapak," tutur Himawan.

BACA JUGA: Pelni Segera Layani Pembelian Tiket Mudik Lebaran

Diharapkan, melalui kerja sama antara Pemprov DKI dengan Perumnas, masalah perijinan akan dapat berjalan lebih lancar. Sehingga, proses pembangunan rusun di Jakarta dapat segera dilakukan.

"Pada tahun ini Perumnas merencanakan program pembangunan rumah sebanyak 33.500 unit dalam bentuk rumah susun dan rumah sederhana tapak," tandas Himawan.‎ (gil/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Produk Thailand Diperketat, Indonesia Saatnya Rambah Pasar Eropa


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler