Inilah Penyesalan Terbesar Ustaz Adam Pembuat Hoaks Babi Ngepet di Depok

Rabu, 03 November 2021 – 17:05 WIB
Pengakuan Adam Ibrahim saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Foto : Lutviatul Fauziah/JPNN.com

jpnn.com, DEPOK - Terdakwa perkara hoaks babi ngepet Adam Ibrahim (AI) merasa sangat menyesal telah melakukan perbuatan yang bikin heboh pada April 2021 lalu.

Pasalnya, tindakan pria yang beken disapa Ustaz Adam itu berdampak terhadap ekonomi keluarga.

BACA JUGA: Jangan Suuzan, Ini Pengakuan Terdakwa Hoaks Babi Ngepet di Depok

Menurut Ustaz Adam, setelah dirinya menjadi pesakitan akibat hoaks babi ngepet itu, dua anaknya tidak bisa lagi melanjutkan pendidikan lantaran tidak ada yang membiayai.

"Semanjak saya di sini (ditahan, red), dua anak saya putus sekolah, adik saya juga tidak bisa melanjutkan kuliah," ucap Adam usai mengikuti persidangan secara virtual dari Rutan Kelas 1 Depok, Selasa (2/11).

BACA JUGA: Jenderal Andika Calon Panglima TNI, Ini Bisik-Bisik soal Penggantinya sebagai KSAD

Kondisi itu terjadi lantaran Ustaz Adam menjadi tulang punggung keluarga. Sebab, istrinya juga hanya seorang ibu rumah tangga.

Sebelum terjerat hukum dalam kasus hoaks babi ngepet itu, Adam sehari-hari berdakwah dan menjadi pengrajin kandang.

BACA JUGA: Detik-Detik Penangkapan Ibu Muda yang Sering Layani Pelanggan di Ruang Tamu, Celana Jadi Bukti

Kini, Ustaz Adam merasakan penyesalan mendalam atas perbuatannya itu.

Untuk menebus kesalahan itu, Adam mengaku salat taubat setiap hari.

"Demi Allah, saya tidak akan melakukan perbuatan ini lagi dan saya akan hijrah," tandas Adam Ibrahim.

Diketahui, karangan berita babi ngepet itu bermula saat AI mendapat informasi dari warga berinisial AF yang kehilangan uang Rp 1 juta sebanyak dua kali.

"Saudara AI menjelaskan (kepada AF) bahwa hal tersebut bisa dikarenakan adanya tuyul dan atau babi ngepet," kata Kasubag Humas Polres Metro Depok Kompol Supriyadi, Kamis (29/4) lalu.

AI kemudian memanfaatkan situasi tersebut untuk menjadi terkenal. Dia membeli babi secara online dengan harga Rp 900 ribu.

BACA JUGA: Bripka IS Dipecat! Bajunya Dicopot di Depan Kapolda, Lihat

Selanjutnya AI mengarang cerita bahwa dirinya bersama warga lainnya tengah memburu babi ngepet di daerah tersebut.

Saat penangkapan babi pada Selasa (27/4), ternyata hewan tersebut sudah ditaruh AI di sekitar kandang yang telah disiapkan.

"Para saksi (warga) tidak ada yang mengetahui dan melihat secara langsung terkait dengan peristiwa berubahnya seorang manusia menjadi seekor babi. Hanya berdasarkan cerita dari saudara Ustaz AI," ujar Supriyadi.

BACA JUGA: 7 Fakta Kasus Ibu Muda Bernama Inka Sasmita, Nomor 6 Bikin Bergeleng

Usai melakukan penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, polisi mengungkap bahwa AI telah membuat berita bohong sehingga ditetapkan sebagai tersangka dan kini menjalani persidangan. (mcr19/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Lutviatul Fauziah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler